31.5 C
Makassar
Kamis, Oktober 29, 2020
Beranda Nasional Teddy Sebut Gatot Korbankan Anak Buah untuk Cari Selamat

Teddy Sebut Gatot Korbankan Anak Buah untuk Cari Selamat

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Teddy Gusnaidi, politisi PKPI menyebut pengusutan pihak Kepolisian atas penangkapan 8 tokoh dari Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) akan mengarah ke Gatot Nurmantyo.

Teddy menyorot sikap Gatot sebagai pemrakarsa gerakan KAMI yang dianggapnya mencoba mencari selamat sendiri dan mengorbankan anak buah ataubtokoh KAMI yang telah ditangkap

“Ketua KAMI Medan akui ada ajakan membuat kerusuhan seperti thn 98, hal ini selaras dgn yg terjadi dilapangan, para pentolan KAMI jg ditangkap, artinya diduga kuat hal ini bukan spontanitas tapi hal yg direncanakan. Lalu @Nurmantyo_Gatot kemana? Kabur atau sibuk cari perlindungan?” kata Teddy melalui akun Twitternya, (14/10/2020).

Dia mengatakan, Gatot jika ada keberanian pasti akan membela anak buahnya yang kini ditangkap.

BACA: Politisi Demokrat Kritik Ngabalin: Anda Sampah Otoriterisme

“Kalau bukan pengecut, @Nurmantyo_Gatot pasti akan katakan “Saya yang bertanggungjawab atas semua kejadian ini, saya bagian dari rencana terjadinya kerusakan ini”. Saya yakin 1000% hal itu tidak akan terjadi, karena dia bukan orang yang punya keberanian melakukan itu.” katanya.

Teddy menganggap Gatot menyelamatkan diri dan mengorbankan para tokoh KAMI yang sudah ditangkap. Mantan Panglima TNI tersebut dianggap akan mencari selamat agar tidak ikut ditangkap.

“Pengusutan tentu akan mengarah ke @Nurmantyo_Gatot, saya pastikan dia akan korbankan anak buahnya utk keselamatan dirinya, berbagai dalil akan dia keluarkan agar dia tdk ikut terciduk dlm kejadian ini. Saya pastikan itu, gatot akan cari selamat dibandingkan menjadi laki2 sejati,” ujar dia.

Gatot sendiri sudah memberikan tanggapan atas penangkapan sejumlah tokoh KAMI. Dia meminta publik tidak perlu ribut berlebihan.

BACA: Teddy Gusnaidi: Gatot Nurmantyo Kemana, Kabur?

“Teman-teman jangan ributkan teman kita yang lagi ditahan di Bareskrim. Mereka semua pejuang bukan karbitan!” kata Gatot dikutip dari Suara.com.

“Kami sudah menghitung segala risiko sampai risiko terberat. Kami sudah siap lahir batin, maka tidak perlu diributkan apalagi dikasihani. Justru ada berkah dan kami mengucap syukur alhamdulillah,” tambah Gatot.

Seperti diberitakan, penangkapan sejumlah aktifis dan deklarator KAMI dilakukan sebelum digelarnya aksi penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja pada Selasa (13/10/2020).

Penangkapan berawal atas adanya percakapan di sebuah grup WhatsApp. Dalam grup tersebut mereka diduga menyebarkan ujaran kebencian dan menghasut melakukan demo menolak Undang-Undang Omnibus Law – Cipta Kerja hingga berujung anarkis.

(*)

Headline

Anak Didiknya Dipanggil Timnas, Ini Komentar Pelatih Akademi PSM

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pelatih akademi PSM Makassar, Muhammad Irfan Rahman, mengaku sangat bahagia ada anak didiknya yang kembali dipanggil oleh tim nasional Indonesia. Ia mengaku,...

3 Pemain U-16 PSM Juga Dipanggil Seleksi Garuda Select III

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pihak Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) baru saja menyampaikan surat permintaan pemain akademi PSM Makassar untuk mengikuti seleksi Garuda Select III. Dua pemain akademi...

Dua Pemain Akademi PSM Dipanggil Seleksi Garuda Select III

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pihak asosiasi Sepakbola tertinggi Indonesia, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali memanggil dua pemain muda PSM Makassar untuk mengikuti tahap seleksi di tim...

PW-KKT Jeneponto Kaltim Segera Dilantik

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Turatea (PP-KKT) Jeneponto bersama Perwakilan Pengurus Wilayah dan Panitia KKTJ Kaltim, menggelar rapat persiapan pelantikan. Rencananya, pelantikan pengurus...