29 C
Makassar
Rabu, Juli 6, 2022
BerandaNasionalTelat Kunjungi Palu, Sandiaga: Kami Tak Ingin Mempolitisasi Bencana

Telat Kunjungi Palu, Sandiaga: Kami Tak Ingin Mempolitisasi Bencana

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno, baru saja menyambangi daerah terdampak bencana gempa dan tsunami di Palu Sulawesi Tengah, Jumat (2/11/2018) kemarin.

Namun demikian, kunjungannya tersebut, kata Sandi, justru mendapat banyak kritikan. Hal itu lantaran dirinya dinilai telat  berkunjung ke Sulteng.

“Banyak yang bertanya kenapa baru mengunjungi lokasi bencana sekarang. Pertama, kami tidak ingin mempolitisasi bencana ini. Kedua, kami saat itu memutuskan untuk membantu dari jauh dengan penggalangan dana bantuan,” ungkap eks wakil gubernur DKI Jakarta itu.

View this post on Instagram

Alhamdulillah, kemarin saya diberi kesempatan untuk mengunjungi korban bencana Kota Palu. Saya betul-betul melihat Kota Palu perlahan-lahan bangkit, masyarakat Kota Palu semuanya kuat, menghadapi bencana ini dengan sangat tegar, mereka sangat-sangat semangat. Saya sempat berdialog dengan Ibu Haji Tako, Ibu Aisyah, semuanya semangat dan ini membuat kita semua semakin optimis bahwa Palu dan Donggala, Sigi segera akan bangkit kembali. Banyak yang bertanya kenapa baru mengunjungi lokasi bencana sekarang. Pertama, kami tidak ingin mempolitisasi bencana ini. Kedua, kami saat itu memutuskan untuk membantu dari jauh dengan penggalangan dana bantuan. Setelah kondisi mulai kondusif, sesuai janji, kami mengunjungi wilayah yang terkena bencana, selain memberikan semangat dan dukungan moril, saya ingin memastikan ekonomi di Kota Palu sudah bisa bergerak walaupun belum sepenuhnya kembali normal.

A post shared by Sandiaga Salahuddin Uno (@sandiuno) on

Adapun kunjungan ini dilakukan Sandi untuk memberikan semangat dan dukungan moril kepada warga, serta memastikan ekonomi di Kota Palu sudah kembali normal.

“Setelah kondisi mulai kondusif, sesuai janji, kami mengunjungi wilayah yang terkena bencana, selain memberikan semangat dan dukungan moril, saya ingin memastikan ekonomi di Kota Palu sudah bisa bergerak walaupun belum sepenuhnya kembali normal,” jelasnya.

Diketahui, sebelumnya Gempa berkekuatan magnitudo 7,7 dan tsunami terjadi menerjang Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018) lalu.

Bencana alam ini meluluhlantakkan Kota Palu dan Kabupaten Donggala. Sejumlah rumah dan gedung-gedung ambruk dan ratusan korban tertimbun puing-puing bangunan.

Penulis: Muhammad Adlan

BACA JUGA :  Dampingi Prabowo, Sandi Uno Mohon Restu Anies Baswedan
spot_img
spot_img

Headline