24 C
Makassar
Rabu, Desember 1, 2021
BerandaEkbisTingkatkan Produktivitas Pertanian, Sulsel Ditarget Sumber Benih

Tingkatkan Produktivitas Pertanian, Sulsel Ditarget Sumber Benih

- Advertisement -

MAROS, SULSELEKSPRES.COM – Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan Tingkat Nasional Ke-VI Tahun 2018 di Instalasi Kebun Benih Padi Balai Benih Tanaman Pangan Provinsi Sulawesi Selatan, Kabupaten Maros, resmi dibuka, Selasa (23/10/2018). Rencananya, kegiatan ini berlangsung hingga 26 Oktober mendatang.

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, menekankan pentingnya benih yang berkualitas demi menunjang produktivitas hasil pertanian di Sulsel. Untuk itu, Ia berharap, adanya road map di Sulsel sebagai sumber benih. Selain itu, Nurdin menilai, bahwa tanaman holtikultura juga dapat dikembangkan, termasuk buah-buahan.

BACA: Gebyar Perbenihan Tanaman Pangan 2018 Target 1.500 Pengunjung

“Oleh karena itu ke depan, ini yang harus kita tata, makanya perbaiki kualitas benih, hadirkan benih pada saat dibutuhkan, hadirkan pupuk pada saat dibutuhkan. supaya produksi kita dapat meningkat,” sebutnya.

Kedepannya, Nurdin menginginkan banyak jenis varietas yang unggul berasal dari Sulsel, dengan cara memperbaiki kualitas benih.

BACA: Pemprov Sulsel dan Unismuh Makassar Jalin Sinergi Program Pertanian

Lebih jauh, Nurdin juga menginginkan hadirnya pabrik pupuk di Sulsel. Ia menyampaikan, permasalahan selama ini, bukan kekurangan tetapi pada hal pendistribusian.

“Jadi kasihan petani pada saat menanam, dimana dapat benih. dimana cari benih, mau cari pupuk sudah langkah. Nah ini harus kita coba perbaiki distribusinya,” paparnya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Hortikultura Provinsi Sulawesi Selatan, Fitriani, mengatakan, pada kegiatan tahunan ini, Sulsel dipercaya sebagai tuan rumah untuk tingkat nasional.

BACA: Inovasi Bidang Pertanian Pelajar Parepare Lolos Semifinal Ajang Nasional

Kegiatan ini diikuti oleh 2.000 peserta dari seluruh Indonesia, dengan mengangkat tema “Melalui Gebyar Perbenihan, Kita Lestarikan Plasma Nutfah dan Mendukung Kemandirian Industri Benih Nasional”.

BACA JUGA :  Okupansi Hotel di Makassar Hanya 18%, PHRI Sulsel Khawatir

Dalam event ini, sebanyak 105 varietas dihadirkan dan pameran 100 stan. “Tujuannya untuk menumbuh kembangkan perbenihan,” ujarnya.

Fitriani menyebutkan, data dari BPS angka produksi pada tahun 2017 untuk produksi padi sebesar enam juta ton dan jagung 2,3 juta ton.

Sedangkan Bupati Maros, Hatta Rahman menyampaikan, kabupaten yang dipimpinnya mendukung program pertanian nasional. Program pertanian menjadi prioritas untuk mengurangi kesenjangan sosial.

“Pembangunan dari desa dengan prioritas pada pertanian, sekaligus solusi untuk kesejateraan rakyat,” ujarnya.

Penulis: Agus Mawan
BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.284,0
EUR
16.394,6
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.430,4
SGD
10.543,3