22 C
Makassar
Senin, Agustus 8, 2022
BerandaHealthTips Mengatasi Gangguan Tidur Akibat Alzheimer

Tips Mengatasi Gangguan Tidur Akibat Alzheimer

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Penyakit Alzheimer tak hanya bisa menyebabkan gangguan memori dan fungsi otak lainnya. Ini juga bisa menyebabkan gangguan tidur. Adakah tips mengatasi gangguan tidur untuk pengidap Alzheimer?

Tentunya, ada beberapa cara yang bisa dicoba. Mulai dari mengubah rutinitas sehari-hari, hingga mengelola kondisi yang mendasarinya. Simak lebih lanjut dalam pembahasan berikut ini.

Alzheimer dapat menyebabkan gangguan tidur yang mengganggu pengidapnya. Bentuk gangguan tidur yang dialami bisa bervariasi. Ada yang mengalami durasi tidur yang lebih pendek, perubahan siklus tidur, dan gangguan tidur tertentu.

Mungkin ada hubungan timbal balik antara gangguan tidur dan gejala Alzheimer lainnya. Ini berarti bahwa kurang tidur dapat memperburuk gejala lain, seperti delusi, gelisah, dan berkeliaran, yang pada gilirannya dapat membuat tidur lebih sulit.

Untuk mendapatkan tidur yang lebih baik, berikut ini beberapa tips mengatasi gangguan tidur untuk pengidap Alzheimer:

Atasi Kondisi yang Mendasari

Terkadang, kondisi seperti depresi, sleep apnea atau sindrom kaki gelisah menyebabkan gangguan tidur pada pengidap Alzheimer. Jika ada kondisi yang diduga kuat jadi penyebab, maka perlu diatasi.

Tetapkan Rutinitas

Gangguan tidur pada pengidap Alzheimer sering juga disebabkan oleh perubahan pada jam biologis tubuh. Untuk itu, cobalah untuk menetapkan rutinitas harian yang lebih teratur, untuk makan, bangun, dan tidur.

Hindari Stimulan

Alkohol, kafein, dan nikotin dapat mengganggu kualitas tidur. Batasi penggunaan zat tersebut, terutama pada malam hari. Juga, hindari TV selama periode terjaga di malam hari.

Dorong Aktivitas Fisik

Aktivitas fisik dapat membuat tidur lebih berkualitas. Oleh karena itu, tips lainnya untuk mengatasi gangguan tidur adalah dengan memperbanyak aktivitas fisik, misalnya berjalan kaki.

Hindari Tidur Siang

Jika ingin tidur nyenyak di malam hari, sebaiknya hindari tidur di siang hari. Ini dapat mengganggu dan mengubah jam biologis tubuh, yang pada akhirnya menyebabkan gangguan tidur.

Mencoba Lebih Rileks di Malam Hari

Untuk bisa tidur, tubuh harus rileks. Jadi, cobalah untuk melakukan hal-hal yang menenangkan. Misalnya mendengarkan musik, membaca buku, dan mengatur suhu kamar tidur yang nyaman.

Tinjau Obat-obatan yang Digunakan

Beberapa obat antidepresan seperti bupropion dan venlafaxine, dapat menyebabkan insomnia. Inhibitor kolinesterase seperti donepezil dapat meningkatkan gejala kognitif dan perilaku pada pengidap Alzheimer, tetapi juga dapat menyebabkan insomnia.

Jika orang dengan Alzheimer menggunakan obat-obatan jenis ini, bicarakan dengan dokter untuk meninjau kembali penggunaannya. Pemberian obat tidak lebih dari jam makan malam sering membantu.

Tambahkan Eksposur Cahaya

Cahaya adalah pengatur ritme sirkadian yang paling kuat. Menghabiskan waktu di luar dan terpapar cahaya alami dapat membantu mengatur ulang jam internal tubuh.

Pilihan lain adalah mempertimbangkan terapi cahaya yang sering digunakan untuk memperbaiki gejala tidur pada orang dengan Alzheimer. Terapi cahaya melibatkan pengenalan perangkat pencahayaan khusus, yang terang selama setidaknya 30 menit di siang hari.

Tingkatkan Asupan Melatonin
Melatonin dapat membantu meningkatkan kualitas tidur pada semua orang, termasuk pengidap Alzheimer. Meski diproduksi dalam tubuh, melatonin juga bisa didapatkan dari makanan seperti kacang almond. Selain itu, makanan yang mengandung triptofan seperti yoghurt tawar juga dapat membantu meningkatkan produksi melatonin dalam tubuh.

spot_img

Headline