32 C
Makassar
Selasa, Oktober 26, 2021
BerandaMetropolisUnhas Bantah Disebut Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Makassar

Unhas Bantah Disebut Klaster Baru Penyebaran Covid-19 di Makassar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pihak Universitas Hasanuddin (Unhas), melalui kepala bagian hubungan masyarakat, Ishaq Rahman, membantah isu yang beredar terkait status Unhas menjadi klaster baru penularan Covid-19 di kota Makassar.

Diketahui, beberapa waktu lalu ramai diperbincangkan terkait klaster baru penularan Coid-19 yang ditujukan pada Unhas, setelah ditemui 17 pegawai dari 1.870 orang yang reaktif setelah menjalani pemeriksaan Rapid Test.

“Klaster itu kalau ada beberapa orang positif yang saling menyebarkan satu sama lain. Misalnya, ada satu orang di sini yang positif, terus dia menyebarkan ke temannya dan temannya menyebarkan ke yang lain juga,” ujar Ishaq, Jumat (19/6/2020).

Lebih jauh Ishaq mengatakan jika 17 pegawai Unhas tersebut masih reaktif dan belum positif tertular Coid-19. Kalaupun tertular, Ishaq mengatakan hal itu diperoleh dari lingkungan tempat tinggal mereka, bukan dari dalam kampus.

“Kalau di Unhas ini mereka semua dapat dari luar, dari tempat tinggal masing-masing. Kebetulan semuanya pegawai Unhas. Tapi pada dasarnya dari hasil pelacakan (tracing), mereka mendapatkannya dari luar. Nah, dari 17 itu baru reaktif belum tentu positif,” terangnya.

BACA: Perketat Protokol Kesehatan, Swiss Belinn Panakkukang Hadirkan UVC Box dan Wastafel Portable

Menurut Ishaq, bukti Unhas tidak menjadi klaster baru adalah tidak adanya satu titik yang menyebabkan sebagian besar pegawainya terpapar. Sehingga tudingan Unhas sebagai klaster baru tersebut dinyatakan tidak benar.

“Sehingga tidak bisa dikatakan klaster. Klaster itu kalau di satu unit semua positif. Sementara mereka belum tentu positif, karena belum melakukan Swab Test,” jelasnya.

Untuk mengantisipasi penularan lebih jauh, Unhas bakal melakukan Swab Test kepada 17 pegawainya yang dinyatakan reaktif. Selain itu, Bagi pegawai yang belum melakukan tes kesehatan, akan segera difasilitasi untuk melakukan Rapid Test.

BACA JUGA :  Organisasi Pemuda Kembali Aksi di Bundaran Pettarani

“Kita akan Swab secepatnya (17 pegawai reaktif). Bagi pegawai Unhas yang belum melakukan Rapid Test, akan ada lagi tes massal tahap kedua,” terangnya.

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.230,8
EUR
16.574,3
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.428,8
SGD
10.556,7