24 C
Makassar
Kamis, Maret 4, 2021
Beranda Metropolis Wagub Akui Lebih Banyak Temuan Penyalahgunaan Anggaran Covid-19

Wagub Akui Lebih Banyak Temuan Penyalahgunaan Anggaran Covid-19

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Wakil Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Sudirman Sulaiman mengakui bahwa selama ini penyalahgunaan anggaran lebih banyak pada dana Covid-19 di Sulsel.

“Ya itukan hubungannya masalah lebih banyak ke Covid-19 yah. Covid-19 memang. Termasuk Covid-19 juga. Maksudnya kan bansos, kesehatan. Masalah Covid-19 itu memang banyak,” kata Andi Sudirman Sulaiman, Selasa, (26/1/2021).

Lebih lanjut, Andi Sudirman mengatakan, setiap tahunnya selalu ada temuan yang diselesaikan. Biasanya objek-objek temuan itu berbeda. Yang persoalan itu temuan yang berulang-ulang tidak selesai.

“Pada intinya ada sifatnya administratif, ada sifatnya keuangan. Jadi itu tergantung. Tetapi kita menemukan dalam satu ini bahwa mereka semua adalah temuan. Meskipun adalah sifatnya administratif tapi ini memang prosesnya setiap temuan itu kita selesaikan,” tuturnya.

Pemuda asal Bone tersebut menjelaskan bahwa ada tahapan-tahapan untuk menyelesaikan kasus itu. Pertama, temuan laporan hasil pemeriksaan (lhp). Kedua, akan disidangkan. Dalam persidangan ini yang bersangkutan dapat membela diri. Ketiga, penyelesaian berdasarkan bagaimana keputusan sidang. Kalau misalnya sudah tidak ada solusi dan sebagainya biasanya didorong ke Aparat Penegak Hukum (APH).

“Untuk pendampingan jadi inspektorat itu lebih mengedepankan sebenarnya bagaimana preventif. Bagaimana pendampingan lebih kuat dan penyelesaian membantu opd-opd untuk penyelesaian-penyelesaian temuan-temuan itu,” ujarnya.

Senada dengan Nurdin Abdullah, Andi Sudirman juga menegaskan bahwa siapapun yang terlibat dalam penyalahgunaan anggaran memang harus diberikan sanksi.

“Kan begini biasanya orang selalu memberikan kebijakan atau ada ribuan kembali itu dana kan. Dua ini bisa. Kalau yang satunya ini kena pidana. Kalau yang satunya biasanya pencopotan kesalahan pemberan kewenangan. Tapi itu kan nanti kita lihat hasil TPTGR (Tuntutan Pembendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi),” jelas Sudirman.

Andi Sudirman yang digelari Wagub Andalan itu, menyampaikan jika TPTGR ini tidak dilaksankan biasanya ke APH (Aparat Penegak Hukum). Berdasarkan aturan yang ada, 60 hari setelahnya itu sudah bisa ke APH.

“Intinya apa yang sudah ditegaskan pak gubernur ya begitulah keadaannya. Tapi kita tunggu karena itu masih proses kan. Kalau sudah ditetapkan dan ada fakta-fakta nya kita tidak bisa mengelak,” pungkasnya.

Headline