24 C
Makassar
Senin, November 29, 2021
BerandaMetropolisWakapolda Sulsel Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Bone

Wakapolda Sulsel Tinjau Vaksinasi Covid-19 di Bone

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bone melaksanakan vaksinasi Covid 19 secara serentak untuk 13 ribu warga Bone.

Pada kesempatan tersebut, Wakapolda Sulawesi Selatan Brigjen. Pol. Chuzaini Patoppoi, S.St. M.K., S.H bersama Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel dr. H. Muhammad Ichsan Mustari, MHM datang meninjau langsung di Kantor Camat Lamuru, Kelurahan Lalebata, Kecamatan Lamuru. Selasa (26/10/2021).

Kedatangan orang nomor dua Polda Sulsel disambut Bupati Bone Dr.H. A Fahsar. M Padjalangi, M. Si didampingi Wakil Bupati Drs. H. Ambo Dalle, M. M, Ketua DPRD Bone Irwandi Burhan, S.E, Dandim 1407 Bone Letkol Kav. Budiman,S. H., Kapolres Bone AKBP Ardiyansyah, SIK, dan Kajari Bone Aksyam, S.H.

Bupati Bone H A Fahsar M Padjalangi, mengatakan vaksinasi yang dilaksanakan di Bone digelar secara serentak dengan sasaran 13.260 orang.

“Kegiatan ini kami gelar secara serentak di 27 kecamatan dan dimulai hari ini atas mobilitas serta berkat sinergi pemerintah bersama TNI Polri,” katanya.

Bupati Bone dua periode ini menjelaskan jumlah yang sudah divaksin di Kabupaten Bone cukup besar sebanyak 157 ribu, tetapi kelihatan persentase kecil karena jumlah sasaran ada 600 ribu lebih.

Selanjutnya, ucapan terima kasih Bupati Bone atas kehadiran Polda Sulsel pada kegiatan vaksinasi serentak ini.

“Kami juga mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Wakapolda Sulsel dan Insya Allah dapat keberkahan bagi kita semua,” sambung A Fahsar.

Sementara itu, Wakapolda Sulsel Brigjen. Pol. Chuzaini mengungkapkan warga masyarakat Sulsel yang menjadi sasaran vaksin ada 7 juta jiwa.

“Penduduk Sulawesi Selatan 9 juta lebih, yang menjadi sasaran divaksin 7 juta jiwa baru akan timbul tercapai herd immunity, namun saat ini baru 2 juta sudah divaksin,” ungkap Brigjen. Pol. Chuzaini.

BACA JUGA :  Diskop Makassar Tuntut Masyarakat Agar Bisa Manfaatkan Teknologi

Lebih lanjut, kata Brigjen. Pol. Chuzaini, salah satu indikator untuk menentukan level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di suatu daerah. Adalah jumlah masyarakat yang sudah divaksin.

“Untuk dapat menurunkan level PPKM suatu daerah dari angka 3 ke 2, cakupan vaksinasi dosis pertama harus mencapai 50 persen. Di Sulawesi Selatan baru 7 kabupaten kota yang level 2,” lanjutnya.

Wakapolda Sulsel Brigjen. Pol. Chuzaini Patoppoi, S.St. M.K., S.H bersama Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Muhammad Ichsan Mustari, MHM meninjau langsung vaksinasi di Bone/Ist

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.284,0
EUR
16.394,6
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.430,4
SGD
10.543,3