31 C
Makassar
Senin, Januari 24, 2022
BerandaMetropolisZona Merah Corona, Irfan AB: Pemprov Harus Perioritaskan Warga Maros

Zona Merah Corona, Irfan AB: Pemprov Harus Perioritaskan Warga Maros

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Kabupaten Maros berada di urutan ke-3 setelah Makassar dan Gowa yang memiliki jumlah pasien yang positif Corona di Sulsel.

Data Covid – 19 sementara khusus Kabupaten Maros menunjukkan bahwa Jumlah ODP 123 orang, PDP 11 Orang dan yang Positif adalah 16 orang, dengan demikian Maros Masuk sebagai Kabupaten yang berstatus Zona Merah.

Sejauh ini Temuan Positif berasal dari Cluster Umroh dan Satu berasal transmisi lokal. Dengan Adanya temuan Dokter Positif di RSUD Salewangang Maros, dimana Dokter tersebut telah berinteraksi dengan sebanyak 54 tenaga paramedis tidak tetutup kemungkinan lahirnya Cluster Baru.

“Persoalan mendesak yang harus dilakukan saat ini adalah melakukan test sebanyak mungkin orang yang punya indikasi Covid – 19 dan yang telah melakukan Kontak dengan Cluster Umroh dan yang pernah berinteraksi dengan dokter dan paramedis tersebut,” papar Andi Muhammad Irfan AB,
Anggota Komisi E DPRD Sulsel, Sabtu (11/4/2020).

Berdadasrkan kondisi ini, Irfan mengusulkan kepada Gugus Tugas Covid – 19 Provinsi Sulawesi Selatan untuk Memberi Perioritas kepada Warga Maros untuk dilakukan Rapid dan PCR (SWAB) test, baik lewat Fasilitas PCR yang sudah tersedia di Balitkes Kemenkes, Rumah Sakit Unhas, Rumah Sakit Wahidin Makassar, atau Bahkan Kalau bisa mengfungsikan Balai Veteriner Kementan yang berada di Balitjas Maros – kalau bisa dengan layanan Drive Thru lebih baik lagi.

“Agar Kita bisa mendapat secepatnya data yang akurat berapa sebenarnya warga Maros yang terpapar Covid – 19, takutnya banyak yang terpapar tapi masih berkeliaran diluar sana, dengan demikian kita lebih cepat untuk melakukan pemutusan matai rantai penyebaran Covid – 19. Lebih Cepat Lebih Baik,” jelasnya.

BACA JUGA :  KPK Selamatkan Aset Daerah Sulsel Hingga Rp3 Triliun, Sekprov Minta Tetap Kawal
BACA JUGA

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.318,8
EUR
16.268,5
JPY
123,9
KRW
12,0
MYR
3.401,9
SGD
10.563,6