25 C
Makassar
Minggu, September 27, 2020
Beranda Metropolis Anak Penderita Polio dan Kekurangan Gizi Kini Ditangani Pemprov Sulsel

Anak Penderita Polio dan Kekurangan Gizi Kini Ditangani Pemprov Sulsel

SULSELEKSPRES.COM – Muhammad Aidil, anak berusia 13 tahun, anak pertama pasangan suami-istri, Adi Daeng Sila dan Yuniati asal Takalar, saat ini telah dirawat di Rumah Sakit (RS) Daya. Ia menderita polio dan kekurangan gizi.

Sabtu, 8 Agustus 2020, Aidil dijenguk oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Sulsel, M. Iqbal Suhaeb, di rumah kontrakannya, Jalan Daeng Tata 3, Lorong 1 No 45, depan Asrama Dayung, Makassar.

Mantan Penjabat Wali Kota Makassar ini membawa bantuan berupa susu, popok, biskuit, hingga beras dan jenis sembako lainnya.

“Semalam setelah saya dapat info tersebut, pagi tadi saya langsung dan anggota staf di kantor membawa bantuan perlengkapan susu, popok, biskuit, sampai beras, sembako,” kata Iqbal.

Setelah melihat kondisi anak ini, Iqbal menyebut, tidak bisa dengan bantuan susu yang telah diberikan.

“Anak ini menderita polio, lumpuh, tidak bisa berjalan dan umurnya 13 tahun tapi masih sangat seperti anak umur 2-3 tahun,” sebutnya.

“Juga kekurangan gizi, mal nutrisi, selain dari pada stunting. Akhirnya saya suruh siapkan ambulance, langsung saya koordinasi ke rumah sakit,” lanjutnya.

Iqbal juga mengecek surat administrasi keluarga. Lengkap, seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK), yang tercatat sebagai warga Kota Makassar.

Selanjutnya Ia berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dan Pimpinan Rumah Sakit Daya untuk penanganan lanjutan.

Aidil dijemput oleh Tim dari Dinas Kesehatan Sulsel untuk dibawa ke rumah sakit untuk perawatan lanjutan.

Iqbal juga menyampaikan, gubernur menjamin perawatan Aidil. Gubernur meminta kepada Kadis DP3A Sulsel untuk langsung melakukan penanganan pada anak-anak yang terlantar dan membutuhkan bantuan.

“Pak Gubernur meminta setiap ada hal-hal yang bersifat anak-anak terlantar, anak anak yang mau dibantu, wanita-wanita. Instruksinya Pak Gubernur untuk segera ditangani secepatnya, tidak perlu ditunda-tunda lagi,” ucapnya.

Adi Daeng Sila, bekerja sebagai buruh bangunan lepas. Namun karena Covid-19, ia tidak bekerja. Kini bisa bernapas lega, karena putra sulungnya dalam perawatan dan penanganan pemerintah.

Headline

Denny Siregar: Pak Gatot Berapa Anggota PKI yang Sudah Ditangkap Saat Menjabat?

SULSELEKSPRES.COM - Penggiat media sosial Denny Siregar ikut menyoal sikap mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, yang dianggap terus menghembuskan isu kebangkitan PKI. Denny...

Saudi Bertahap Buka Umrah, Kemenag Tunggu Rilis Izin Masuk

​SULSELEKSPRES.COM - Kerajaan Arab Saudi secara bertahap akan kembali membuka penyelenggaraan ibadah umrah. Diawali dengan izin terbatas bagi warga negara dan ekspatriat yang tinggal...

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unimerz Jalani Akreditasi

SULSELEKSPRES.COM - Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar, menjalani akreditasi secara virtual. Pandemi Covid 19 menyebabkan kegiatan akreditasi program studi...

Unimerz-Pemprov Sulsel Kerja Sama di Sektor Penelitian dan Pengembangan

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyepakati kerja sama di bidang Penelitian dan Pengembangan. Kesepakatan kerjasama ini ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman...