31 C
Makassar
Minggu, September 25, 2022
BerandaNasionalBharada E Minta Perlindungan Sebelum Jadi Justice Collaborator

Bharada E Minta Perlindungan Sebelum Jadi Justice Collaborator

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Bharada E meminta perlindungan sebelum dirinya bekerja sama atau menjadi justice collaborator dalam kasus kematian Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Bharada E diketahui bakal mengajukan diri sebagai justice collaborator. Dia meminta perlindungan hukum kepada Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

“Kita melihat ini penting untuk dilindungi sekarang saksi kunci walaupun tersangka, tapi penting sehingga kami bersepakat kita ajukan diri yang bersangkutan (Bharada E) sebagai justice collaborator. Dan kita juga meminta perlindungan hukum kepada LPSK,” kata kuasa hukum Bharada E, Deolipa Yumara, di gedung Bareskrim Polri dikutip dari Detikcom.

BACA JUGA :  Istri Sambo Ikut Jadi Tersangka

Bharada E sendiri disebutnya sudah menceritakan peristiwa penembakan tersebut secara gamblang. Keterangan Bharada E ini disebutnya bisa menjadi titik terang atas peristiwa ini.

“Kami berpandangan apa yang dia alami adalah suatu keadaan kunci yang bisa menjadi titik terang perkara ini, salah satunya adalah apa yang dialami dia (Bharada E)” jelas Deolipa.

“Dalam posisi beliau pertama kali tadi beliau mulai cerita sesuatu yang membuat beliau tidak nyaman selama ini dalam pengalaman beliau menghadapi perkara yang menimpa dia. Sehingga dia banyak cerita dan kami memang minta supaya bicara dari hati ke hati, terserah, apa adanya dan dia cerita secara lengkap yang dia alami,” sambungnya.

BACA JUGA :  Kuasa Hukum Rahasiakan Alasan Mundur Bela Bharada E

Dalam proses pemeriksaan terbaru, Bharada E mengungkapkan sejumlah nama yang terlibat dalam kematian Brigadir J.

Hal itu disampaikan oleh pengacara Bharada E, Muhammad Boerhanuddin. Dia menyebut Bharada E telah menyampaikan nama-nama pihak yang terlibat dalam proses berita acara pemeriksaan (BAP).

“Semalam kan udah di-BAP. Semua udah disebutin, udah dijelasin semua di situ,” kata Boerhanuddin saat dimintai konfirmasi Detikcom, Minggu (7/8/2022)

Namun Boerhanuddin enggan menyebutkan nama-nama yang disebutkan Bharada E dalam BAP. Dia memastikan pihak yang terlibat lebih dari satu orang.

“Enggak bisa (disebutkan). Itu kepentingan penyidikan, belum bisa kita publish. Yang penting udah terang-benderang sedari semalam gitu, adanya pengakuan dari Bharada E,” jelas Boerhanuddin.

“Ya nanti ikuti saja perkembangannya. Ada beberapa nama sih dari pihak kami,” pungkasnya.

(*)

spot_img

Headline