24 C
Makassar
Kamis, Januari 20, 2022
BerandaEkbisCorona: Garuda Dilarang Angkut Pemudik ?

Corona: Garuda Dilarang Angkut Pemudik ?

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Lebaran tahun ini, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk dilarang mengangkut penumpang yang hendak mudik ditengah pandemi virus corona.

Sesuai Surat Edaran (SE) Ketua Pelaksana Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 4 Tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Perjalanan Orang Dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

Staf Khusus Menteri BUMN Erick Thohir, Arya Sinulingga, menegaskan agar maskapai pelat merah itu membatasi penerbangan mengacu ketentuan yang berlaku.

“Kami mendorong, mendukung dan meminta Garuda tetap mematuhi aturan yang dikeluarkan pemerintah dalam situasi yang saat ini terjadi. Tetap konsisten untuk tidak memberikan ruang bagi penumpang yang ingin mudik,” ungkapnya lewat rekaman suaradi dilansir dari CNNIndonesia pada Rabu (6/5/2020).

Selain itu, Dia juga mengingatkan Garuda untuk tetap mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan pemerintah, meski Kementerian Perhubungan mengizinkan moda transportasi kembali beroperasi.

Diketahui, Garuda Indonesia mulai membuka reservasi penerbangan pada situs resminya pada hari ini (6/7) pada pukul 15.00 WIB. Direktur Utama (Dirut) Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkap pihaknya telah membuka reservasi.

BACA: Garuda Indonesia Dukung Pengendalian Transportasi Udara Selama Musim Mudik

“Garuda terbang kembali Kamis, 7 Mei 2020 jam 00.00,” ucapnya, Rabu (6/5).

Dalam keterangan terpisah, perseroan menegaskan mengacu pada ketentuan kriteria masyarakat yang dapat mengakses layanan transportasi pada masa pandemi covid-19.

Antara lain penumpang yang akan melaksanakan tugas kedinasan, kepentingan umum, kesehatan dan medis, masyarakat yang akan pulang ke daerah asal, kebutuhan repatriasi, layanan fungsi ekonomi penting serta mobilisasi pekerja migran Indonesia.

Menurut Irfan, beroperasinya kembali penerbangan Garuda setelah komunikasi intensif bersama pemerintah dan otoritas terkait demi memastikan kesiapan kebutuhan layanan penerbangan.

BACA: Garuda Indonesia Berikan Layanan Priority Access Bagi Tenaga Medis Indonesia yang Bertugas

“Selaras dengan misi berkesinambungan upaya pencegahan penyebaran covid-19 melalui implementasi protokol kesehatan yang jelas dan terukur, khususnya sebagaimana kebijakan yang diberlakukan otoritas terkait,” jelas Irfan.

BACA JUGA :  Ada Diskon Pertamax dan Elpiji dari Pertamina

Ketika mencoba situs resminya, Garuda sudah menyediakan rute ke beberapa tujuan, seperti Bali yang tersedia untuk penerbangan Sabtu, 9 Mei 2020. Namun, hanya tersedia satu pilihan jam. Tiket dibanderol Rp1,7 juta untuk sekali jalan.

Sementara, maskapai lain, seperti Lion Air dan Airasia masih belum ada penjualan tiket dalam situs resminya.

Keputusan penjualan tiket ini sejalan dengan pernyataan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi yang mengizinkan transportasi tetap beroperasi di tengah pembatasan penyebaran virus corona. Namun, operasional terbatas untuk kebutuhan mendesak, seperti orang sakit, TKI dan tugas negara.

Budi Karya mengungkap melonggarkan transportasi untuk urusan pekerja pemerintah dan sektor swasta tertentu mulai Kamis (7/5).

BACA JUGA

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.318,8
EUR
16.268,5
JPY
123,9
KRW
12,0
MYR
3.401,9
SGD
10.563,6