30 C
Makassar
Senin, Agustus 15, 2022
BerandaNasionalDemokrat: Setan Gundul adalah Para Pembisik Prabowo

Demokrat: Setan Gundul adalah Para Pembisik Prabowo

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Ciutan Andi Arief soal adanya setan gundul disekeliling Capres Prabowo Subianto membuat heboh.

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean kemudian memberikan pe jelasan soal setan gundul yang dimaksudkan Andi Arief.

Baca: Karni Ilyas Cuti, Fahri Hamzah: Kita Dihantui Rasa Takut dan Intimidasi Negara

Menurut Ferdinand, kata itu hanya sebutan untuk para pembisik capres nomor urut 02 Prabowo Subianto yang memberi data sesat soal kemenangan 62 persen.

“Yang dimaksud setan gundul oleh Andi Arief itu banyak pihak yang tidak akurat (memberikan data) ke Prabowo, sehingga Prabowo diprediksi akan salah langkah, salah jalan, karena data yang dipasok ke beliau tidak akurat,” ujar Ferdinand dilansir dari Liputan6, Senin (6/5/2019).

Baca: Rocky Gerung Bicara Soal ILC dan Karni Ilyas yang Cuti

Setan Gundul, kata Ferdinand, tidak mengarah ke personal tertentu, melainkan sebutan bagi orang-orang di sekeliling Prabowo yang memberikan data asal-asalan. Dia menilai, sikap Andi Arief sudah tepat lantaran menegur kesalahan yang tidak benar dan sesat.

“Andi Arief bilang saya ingin Prabowo menang, jangan diberikan data yang salah sehingga beliau menjadi blunder memberi statemen ke luar,” kata Ferdinand.

“Masalah siapa orangnya, dia bilang dia enggak tahu, tapi saya bilang saya anggap dia setan gundul, itu yang disampaikan,” sambungnya.

Sebelumnya, Andi Arief yang juga Wasekjen Demokrat menyebut kalau ada Setan Gundul yang menyesatkan Prabowo.

Andi Arief mengatakan,  koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga disokong oleh Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Namun dalam perjalanannya, muncul pihak baru diluar koalisi partai yang disebutnya sebagai setan gundul.

Menurutnya, setan gundul ini tidak rasional, mendominasi, serta memasok kesesatan bahwa Prabowo-Sandi menang 62 persen.

“Dalam Koalisi Adil Makmur ada Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Dalam perjalanannya, muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi, dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen,” kata Andi Arief dalam Twitter resminya, Senin (6/5/2019).

(*)

spot_img

Headline