31 C
Makassar
Jumat, Agustus 19, 2022
BerandaHeadlineElite PKS Debat dengan Gus Nadir Soal Isu Pembubaran FPI

Elite PKS Debat dengan Gus Nadir Soal Isu Pembubaran FPI

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid terlibat perdebatan dengan dosen sekaligus penulis buku, Nadirsyah Hosen alias Gus Nadir.

Perdebatan dipicu atas pernyataan dukungan Hidayat Nur Wahid terhadap munculnya isu atau wacana pembubaran Front Pembela Islam (FPI). Gus Nadir menyoal Hidayat yang mengqiyas atau menyamakan antara FPI dan OPM.

“Kok enggak ada yang bikin petisi bubarkan OPM? FPI justru selalu menegaskan tentang dukung NKRI, mendukung pemberantasan korupsi, mendukung penegakan hukum, mendukung pemberantasan narkoba,” Hidayat Nur Wahid dilansir dari Viva di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 8 Mei 2019 lalu.

Baca: Agum Gumelar Prihatin Kivlan Zen Kasari SBY

Gus Nadir kemudian melalui akun Twitternya menanyakan langsung ke Hidayat Nur Wahid.

“Ini beneran Syekh @hnurwahid bilang begini? Syekh, OPM itu tdk terdaftar resmi di pemerintah RI, gimana mau dibubarkan? Yang terjadi malah diperangi karena mau merebut wilayah sah NKRI. Jadi, afwan, Syekh mau mengqiyaskan OPM dg petisi pembubaran FPI itu qiyas ma’al fariq,” kata Gus Nadir.

Baca: Andi Arief: Kivlan tak pernah membela Islam

Mendapat sanggahan demikian, Hidayat Nur Wahid membalas dengan tetap berpegang terhadap pernyataan awalnya. Dia mengaku heran dengan petisi pembubaran FPI sementara tidak ada petisi pembubaran OPM yang membunuh TNI, Polisi, dan warga sipil.

“Trims unt tabayyunnya Prof @na_dirs. Dan tentu Antum paham, selain “qiyas ma’al fariq”, ada juga “qiyas al-aulawiy”. Kalau FPI yg legal, tak bunuh TNI,Polisi&warga sipil, tak perjuangkan separatisme spt OPM saja dibuatkan petisi, apalagi unt OPM.Tapi kok nggak ada petisi unt OPM?,” balas Hidayat.

Gus Nadir kembali membalas penjelasan Hidayat dan menyebut kalau alasan didak valid. Dia meminta untuk sama-sama mencerdaskan medsos dengan logika lurus.

“Syekh @hnurwahid syukran atas konfirmasinya bhw itu mmg pendapat antum. Beda opini ttg PETISI pembubaran FPI sah saja. Tapi saran saya carilah argumen yg lebih valid. Jgn diqiyaskan dg OPM yg sedang DIPERANGI TNI. Mari cerdaskan medsos dg logika yg lurus. Kasian follower antum,” pungkasnya.

(*)

spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Headline