28 C
Makassar
Senin, September 20, 2021
BerandaHealthGangguan Mental yang Kerap Tidak Disadari

Gangguan Mental yang Kerap Tidak Disadari

- Advertisement -

 

SULSELEKSPRES.COM – Ada beberapa gangguan mental yang terjadi tanpa disadari oleh pengidapnya, seperti:

Trichotillomania
Studi dari World News of Natural Sciences mengungkapkan, trichotillomania adalah gangguan mental yang membuat pengidapnya ingin selalu menarik rambut. Tidak jarang, gangguan ini menyebabkan kerontokan rambut hingga kebotakan.

Seseorang yang mengidap gangguan ini biasanya tidak dapat mengendalikan atau menahan keinginan untuk menarik rambut di tubuhnya. Dilansir dari Mayo Clinic, gejala lain yang dialami pengidap gangguan ini, yaitu:

Rasa tegang sebelum menarik rambut atau saat menahan keinginan untuk menarik rambut.
Perasaan lega, puasa, dan/atau senang setelah menarik rambut.
Munculnya perilaku lain, seperti keinginan untuk selalu memeriksa akar rambut, memutar-mutar rambut, menarik rambut dengan bantuan gigi, mengunyah rambut, atau memakan rambut (trichophagia).

Gangguan Kecemasan (Anxiety Disorder)
Anxiety disorder adalah gangguan mental yang ditandai dengan ketakutan dan kecemasan yang tidak wajar. Meskipun penyebabnya belum diketahui secara pasti, para peneliti menduga bahwa gangguan ini disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, yaitu perubahan pada otak dan stres dari lingkungan.

Dilansir dari National Institute of Mental Health, ada beberapa gejala yang akan dialami oleh pengidap gangguan kecemasan, seperti merasa gelisah terus menerus, menjadi lebih mudah lelah, sulit untuk berkonsentrasi, mudah tersinggung, kesulitan untuk mengontrol perasaan khawatir yang dialaminya, dan mengalami gangguan tidur.

Gangguan Pola Makan (Eating Disorder)

Gangguan ini bisa terlihat dari kecemasan yang muncul akibat berat badan dan makanan yang dimakan. Oleh sebab itu, pengidap eating disorder cenderung mengubah kebiasaan makan karena khawatir berat badannya bertambah meskipun hanya makan sedikit saja. Jika dibiarkan, gangguan ini bisa menyebabkan:

BACA JUGA :  Hindari Sering Pijat Bagian Tubuh Ini Bisa Picu Stroke

Anoreksia, yaitu kelainan yang membuat pengidapnya terobsesi untuk memiliki tubuh kecil atau berat badan yang sedikit. Biasanya, pengidap anoreksia rela melakukan apa saja demi mendapatkan berat badan yang diharapkan, termasuk menahan rasa lapar dan melakukan ekstrem.
Bulimia, yaitu kelainan yang membuat pengidapnya memuntahkan setiap makanan yang sudah dimakan. Ini dilakukan untuk mencegah kenaikan berat badan.
Selain anoreksia dan bulimia, gangguan pola makan juga bisa berupa binge eating disorder. Ini adalah gangguan makan di mana pengidapnya tidak bisa mengontrol porsi makannya.

BACA JUGA :  Cara Atasi Jerawat di wajah Wanita Hamil

Dilansir dari National Health Service UK, pengidap binge eating memiliki gejala dengan mengonsumsi makanan dalam porsi besar dan tidak dapat mengontrol kapan harus berhenti makan. Gejala yang ditimbulkan berupa keinginan makan terus-menerus, makan secara sembunyi-sembunyi, dan tetap makan meskipun sudah kenyang.

Obsessive Compulsive Disorder (OCD)
Obsessive compulsive disorder (OCD) adalah salah satu jenis gangguan kepribadian yang ditandai dengan kecemasan dan perilaku berulang (kompulsi). Itu mengapa orang yang mengidap OCD cenderung melakukan suatu hal secara berulang.

Misalnya, memeriksa pintu dan jendela lebih dari tiga kali sebelum pergi ke luar rumah, merapikan barang berdasarkan warna, dan perilaku lainnya. Tiga ciri OCD antara lain menyukai keteraturan, takut kotor, serta takut salah dan disalahkan.

Sumber: halodoc.com

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.274,1
EUR
16.719,5
JPY
130,2
KRW
12,0
MYR
3.404,7
SGD
10.557,6
BACA JUGA :  Berbahaya! Wanita Jangan lakukan Hal Ini Sebelum Bercinta
- Advertisment -