25 C
Makassar
Minggu, September 27, 2020
Beranda Metropolis Gubernur Sebut Geopark Maros-Pangkep Sudah Penuhi Standar Masuk di UNESCO

Gubernur Sebut Geopark Maros-Pangkep Sudah Penuhi Standar Masuk di UNESCO

 

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah, mendukung penuh Geopark Maros Pangkep menuju pariwisata dunia.

“Geopark ini adalah bagaimana memuliakan alam dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, itulah misi Geopark sebenarnya,” ungkapnya, di Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Jendral Sudirman Makassar, Senin (3/7/2020).

Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur bisa dilakukan, tapi yang paling penting harus dijaga adalah bagaimana tetap menjaga keaslian situs budaya dan kearifan lokalnya.

“Geopark Maros Pangkep ini sangat banyak destinasinya. Makanya saya bilang ini harus betul-betul dijaga keaslian dan kearifan lokalnya. Jangan sampai karena kita membangun kawasan wisata tapi mengubah fungsi,” tegasnya.

Ia mengaku, Geopark Maros Pangkep ini sudah memenuhi standar untuk masuk di UNESCO, tapi harus ada konsistensi dari masyarakat dan pemerintah untuk tetap menjaga keasliannya. UNESCO merupakan badan khusus Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

“Iya (memenuhi standar), makanya saya bilang harus kita jaga. Jangan sampai kita mengubah fungsinya. Silahkan membangun infrastruktur apa saja tapi itu (jangan mengubah keasliannya),” katanya.

Menurut dia, langkah yang tepat untuk menjaga hal tersebut yakni dengan betul-betul menyayangi alam dengan segala upaya, dan paling penting Geopark Maros Pangkep ini juga untuk mendorong kesejahteraan masyarakat sendiri.

“Makanya saya sering mengatakan bahwa kalau mau disayangi oleh alam kita harus lebih menyayangi alam itu, makanya alam ini kita harus muliakan. Alam ini dimuliakan tentu dengan segala upaya yang sudah dilakukan, termasuk bagaimana dengan alam ini dan masyarakat bisa disejahterakan,” jelasnya.

Sementara itu, Jendral Maneger Geopark Maros Pangkep, Dedi Irfan, mengaku, mendapatkan support penuh dari Gubernur Sulsel terkait diusulkannya Geopark Maros Pangkep menuju UNESCO.

“Jadi arahan dari Pak Gubernur setelah pertemuan ini, kami dari badan pengelola Geopark Maros Pangkep meminta arahan beliau terkait pengajuan Geopark Maros Pangkep yang sekarang berstatus nasional untuk menuju ke UNESCO,” urainya.

Ia berharap, Geopark Maros Pangkep ini bisa segera dijadikan pariwisata dunia, apalagi sudah ada dukungan dari Gubernur Sulsel.

“Saya kira target kita adalah bagaimana kemudian Geopark Maros Pangkep ini bisa diterima sebagai bagian dari Geopark Global eksport. Mudah-mudahan tahun depan akan ada proses assesment,” harapnya.

Meski demikian, Geopark Maros Pangkep juga harus disokong dengan pembangunan infrastruktur yang mendukung sebagai kawasan wisata dunia.

“Tentu ada pembenahan yang akan kita lakukan terkait infrastruktur di dalam kawasan, kemudian informasi-informasi terkait Geopark Maros Pangkep itu sendiri, secara sosialisasi maupun di media. Saya kira itu poinnya dan Pak Gubernur memberikan support penuh terhadap Geopark Maros Pangkep menuju UNESCO,” tutupnya.

Headline

Denny Siregar: Pak Gatot Berapa Anggota PKI yang Sudah Ditangkap Saat Menjabat?

SULSELEKSPRES.COM - Penggiat media sosial Denny Siregar ikut menyoal sikap mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo, yang dianggap terus menghembuskan isu kebangkitan PKI. Denny...

Saudi Bertahap Buka Umrah, Kemenag Tunggu Rilis Izin Masuk

​SULSELEKSPRES.COM - Kerajaan Arab Saudi secara bertahap akan kembali membuka penyelenggaraan ibadah umrah. Diawali dengan izin terbatas bagi warga negara dan ekspatriat yang tinggal...

Prodi Pendidikan Bahasa Inggris Unimerz Jalani Akreditasi

SULSELEKSPRES.COM - Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar, menjalani akreditasi secara virtual. Pandemi Covid 19 menyebabkan kegiatan akreditasi program studi...

Unimerz-Pemprov Sulsel Kerja Sama di Sektor Penelitian dan Pengembangan

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan (Sulsel) menyepakati kerja sama di bidang Penelitian dan Pengembangan. Kesepakatan kerjasama ini ditandai dengan penandatangan Nota Kesepahaman...