BerandaHealthHari Tuberkulosis Sedunia, Dompet Dhuafa Lakukan Layanan Ketuk Pintu untuk Pasien TB

Hari Tuberkulosis Sedunia, Dompet Dhuafa Lakukan Layanan Ketuk Pintu untuk Pasien TB

- Advertisement -

PANGKEP, SULSELEKSPRES.COM – Dalam rangka memperingati Hari Tuberkulosis Sedunia yang jatuh setiap 24 Maret, Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD SULSEL) melalui Layanan Kesehatan Cuma-Cuma Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (LKC DD SULSEL) mengadakan kegiatan penyuluhan kesehatan gratis dan melakukan investigasi kontak/ ketuk pintu untuk menjaring suspek TBC dan juga memberikan paket bantuan perbaikan gizi kepada para pasien TB yang telah terdaftar.

Layanan kesehatan ketuk pintu dan bantuan perbaikan gizi ini dilakukan di 2 wilayah berbeda yaitu di Jl. Adyaksa Baru RW. 02 Kel. Pandang, Kec. Panakkukang, Kota Makssar dan Kel. Mattiro Sompe, Kec. Liukang Tupabbiring, Pulau Balang Lompo, Kab. Pangkep, pada (25/03/2021) mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WITA.

Berdasarkan data yang terhimpun, ada 13 penerima manfaat bantuan gizi dari Dompet Dhuafa berupa beras, susu, telur, madu, minyak goreng, tepung terigu, gula dan abon. Sedangkan layanan ketuk pintu berupa skrining/deteksi dini untuk menjaring suspect TBC menjangkau 150 rumah di Kelurahan Mattiro Sompe dan di RW 02 Kelurahan Pandang.

“Kegiatan layanan kesehatan ketuk pintu ini dilakukan untuk menjaring suspek TB dan memberikan penyuluhan kepada lingkungan terindikasi penyakit TB tentang gejala, pencegahan dan pongobatan yang harus ditempuh. Dan tidak hanya itu, skrining ini juga membantu untuk meningkatkan kesadaran warga tentang bahaya penularan TB,”kata Rahmawati Mustamin selaku Staf Pengelola Program LKC.

BACA JUGA: Sambut TB Day, LKC-DD Sulsel Gelar Pelatihan Ketuk Pintu

Senada dengan itu, Penanggungjawab program kawasan sehat LKC , Imran mengatakan bahwa sasaran dari kegiatan ini adalah warga yang tinggal di kawasan sehat LKC DD SulSel yang merupakan pasien Tuberkulosis dan tetangga dari pasien Tuberkulosis.
“Selain itu, tidak hanya sebagai bentuk peringatan Hari TB Sedunia, namun juga untuk meringankan beban para mustahik yang merupakan pasien TB agar menciptakan lingkungan sehat yang bebas TB,” kata Imran.

Menurut Diana selaku pasien TB yang kini tengah menjalani masa pengobatan 6 bulan mengatakan rasa terima kasihnya atas kepedulian Dompet Dhuafa atau kepedulian terhadap gejala TB. Diana juga mengatakan mengatakan rasa terima kasihnya atas bantuan oaket asupan gizi yang diberikan. Hal ini sangat membantunya dalam meningkatkan daya imunnya. “Terima kasih Dompet Dhuafa atas bantuan paket gizinya,”ujarnya.

Kegiatan layanan ketuk pintu ini juga disupport bantuan oleh para Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) dan para kader Kampung Cekal Corona dan Kawasan Sehat LKC yang sebelumnya pada (24/03/2021) telah diberi pembekalan materi langkah-langkah skrining
untuk menjaring suspek TB baru.

Sekedar informasi, saat ini TBC merupakan penyakit serius yang menyerang paru-paru dan menyebabkan kematian bagi penderitanya bila tidak diobati dengan tepat. Dilansir dari WHO, setiap harinya ada hampir 4.500 orang kehilangan nyawa karena TBC dan hampir 30.000 orang jatuh sakit karena TBC, padahal penyakit ini dapat dicegah dan disembuhkan.

Penulis:

Mega Herdiyanti

Program Content Creator
DOMPET DHUAFA SULSEL