27 C
Makassar
Friday, June 14, 2024
HomeDaerahKPPN Watampone Salurkan Dana dan BLT Triwulan I ke Lima Desa di...

KPPN Watampone Salurkan Dana dan BLT Triwulan I ke Lima Desa di Bone

PenulisYusnadi
- Advertisement -

BONE,SULSELEKSPRES.COM – Penyaluran Dana Desa (DD) tahap I tahun 2022 dan BLT triwulan I ke 5 desa telah dilakukan penyaluran oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Watampone, Kamis (24/2/2022).

Berdasarkan data online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OM SPAN) Dana Desa tahap I tahun 2022 mencapai Rp1,47 miliar untuk kelima desa serta BLT desa triwulan I tahun 2022 sebesar Rp531,90 juta juga untuk lima desa.

Diketahui, kelima desa tersebut, 2 desa mandiri di Kecamatan Dua Boocoe: Desa Uloe dan Kecamatan Libureng: Desa Pitumpidange.

Sedangkah, ketiga desa reguler di Kecamatan Awangpone: Desa Jaling, Kecamatan Dua Boccoe: Desa Laccori, dan Kecamatan Lappariaja: Desa Tenri Pakkua.

Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman mengapresiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) dan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta 5 desa tersebut, karena telah berupaya sehingga telah tersalurkan Dana Desa tahap I dan BLT Dana Desa triwulan I tahun 2022.

“Dengan telah tersalurkannya DD tahap I dan BLT Desa triwulan I tahun 2022 kepada 5 desa tersebut, dapat segera dimanfaatkan desa untuk melaksanakan program prioritas desa yang telah dituangkan dalam APBDes masing-masing desa,” ungkapnya, Kamis (24/2/2022).

Lebih lanjut, Rintok menambahkan, KPPN Watampone terus mendorong desa yang belum menerima Dana Desa untuk dapat mempercepat proses penyelesaian APBDes dan penetapan KPM BLT Desa sebagai persyaratan penyalurannya, sehingga Dana Desa segera bermanfaat bagi masyarakat.

Sekedar diketahui, penggunaan Dana Desa berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 104 Tahun 2021 ditentukan penggunaannya untuk program perlindungan sosial berupa bantuan langsung tunai desa (BLT Desa) paling sedikit 40%, program ketahanan pangan dan hewan paling sedikit 20%, dukungan pendanaan penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) paling sedikit 8%, dari alokasi DD setiap desa, dan program sektor prioritas lainnya.

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img