23 C
Makassar
Senin, Maret 8, 2021
Beranda Olahraga Liverpool ’Gak YNWA Lagi’

Liverpool ’Gak YNWA Lagi’

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Gak YNWA lagi, tampaknya mulai cocok disematkan untuk tim kota pelabuhan Inggris, Liverpool. Bukan tanpa alasan, hal ini menyusul rentetan catatan buruk mereka di kompetisi lokal.

Lebih parahnya lagi, keterpurukan mereka semakin terlihat saat tumbang di kandang sendiri dalam laga bertajuk Derbi Merseyside, melawan rival satu kota mereka, Everton.

Di laga ini, Liverpool yang menurunkan semua pemain andalannya tidak bisa berbuat banyak usai dipermak dua gol tanpa balas oleh Everton, melalui gol cepat Richarlison (‘3) dan gol penutup Sigurdson (’83) melalui titik putih.

Kekalahan ini tentu saja membuat asa mereka bersaing di jalur perebutan gelar juara kian terbenam. Bahkan, mereka terancam terdepak dari posisi enam besar di akhir pekan ke-25 ini.

Meskipun saat ini mereka masih menyegel posisi juru kunci Europa League, tetapi jarak poin mereka sangat tipis dari tim di bawahnya yang masih memiliki tabungan sejumlah laga.

BACA JUGA: Gol Ganda Sadio Mane Jadi Kemenangan Beruntun Liverpool

Saat ini Liverpool mengoleksi 40 poin, sama banyak dengan Everton yang berada di posisi tujuh dan hanya unggul empat poin dari Astilon Villa yang masih memiliki tabungan dua laga. Liverpool juga tertinggal tiga poin dari Chelsea yang berada di posisi lima.

Bagi Liverpooldian (julukan fans Liverpool) You’ll Never Walk Alone (YNWA) mungkin masih dijunjung. Tetapi dari sisi persaingan perebutan juara, tentu sedikit melenceng. Liverpool memamng mulai terlihat membuka membuka simpang jalur sendiri dalam perburuan gelar juara.

Pasukan Juergen Klopp mulai terseok-seok memikul label tim besar. Secara perlahan, keperkasaan mereka merebut trofi Premier League dan Liga Champions dua musim lalu, kini mulai pudar.

BACA JUGA: Minta Pemerintah untuk Gaji Pemain dan Staf, Legenda Menilai Liverpool Sangat “Menjijikkan”

Kekalahan dari Everton di Anfield Stadium juga memberikan tiga catatan negatif sekaligus bagi Jordan Henderaon dan kolega. Catatan paling mencolok adalah gagalnya pasukan Flamengo mencetak gol dalam 528 terakhir.

Selain itu, kekalahan tersebut juga menjadi kekalahan keempat mereka secara beruntun di kandang sendiri, setelah sebelumnya mereka dibekuk Brighton and Hove Albion (0-1), Manchester City (1-4), juga Leicester City (1-3).

Catatan negatif selanjutnya adalah label tim dengan jumlah kebobolan terbanyak lewat titik putih (Penalti) di Premier League sepanjang tahun 2021 ini, dengan catatan tiga gol.

Hal ini tentu menjadi pekerjaan rumah yang berat bagi Klopp. Tindakan evaluasi harus segera dilakukan sebelum mereka terjun bebas di papan klasemen.

Lini pertahanan memang akhir-akhir ini menjadi sorotan, khususnya setelah Van Dijk sempat menepi. Sekalipun mereka memiliki Ozan Kabak yang baru didatangkan dari Schalke 04, tetapi perannya tidak terlihat signifikan.

Kerapuhan Liverpool diperparah dengan penampilan buruk kiper termahal mereka, Alisson Becker. Disusul dengan tumpulnya trio Firmino-Mane-Salah di lini depan.

BACA JUGA: Berkat Liverpool, Marc Marquez dan Valentino Rossi Satu Pandangan

Kekompakan dan chemistry para pemain ini mulai kendor. Ego mereka juga mulai terlihat. Sehingga, tidak keliru jika YNWA dinilai sudah mulai luntur di internal skuat Liverpool sendiri. Hal ini dibuktikan dengan buruknya penampilan mereka di sejumlah laga terakhir.

Ancaman kegagalan Liverpool dalam perburuan juara juga tidak hanya diukur dari kekalahan mereka saja, tetapi juga penampilan impresif bagi para pesaingnya, khususnya duo Manchester, juga jawara Premier League musim 2015/2016, Leicester City.

Ketiganya tengah nyaman mengunci posisi tiga besar Liga Primer Inggris musim 2020/2021 sampai pada pekan ke-25 ini.

Headline