31 C
Makassar
Minggu, September 25, 2022
BerandaDaerahMahasiswa HMI Bone Tolak Kenaikan Harga BBM

Mahasiswa HMI Bone Tolak Kenaikan Harga BBM

PenulisYusnadi
- Advertisement -

BONE,SULSELEKSRES.COM – Mahasiswa Kabupaten Bone, yang tergabung dalam organisasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bone menggelar aksi unjuk rasa terkait menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah titik, Rabu (31/8/2022).

Adapun sejumlah titik yang dimaksud mulai dari perempatan di Bundaran Tugu Jam Watampone, perempatan di depan Kantor Cabang BRI Bone, dan terakhir Kantor DPRD Bone.

Berdasarkan pantauan sulselekspres.com, massa aksi awalnya melakukan orasi di Bundaran Lapangan Merdeka Kota Watampone, sekitar pukul 11.35 Wita. Lalu massa sudah melaksanakan long march menuju Kantor DPRD Bone.

BACA JUGA :  Sandiaga Uno Hadir Di Bone, Lantik Relawan Pendukung

Aksi para mahasiswa tersebut sembari mendorong sepeda motornya. Ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap wacana kenaikan BBM. Dan, mereka pun melewati jalan protokol yakni Jalan Jend Ahmad Yani sembari menyanyikan lagu buruh tani.

Dalam aksi massa dikawal oleh polisi hingga ke DPRD. Sementara di kantor DPRD Bone, personel Polres Bone dan Brimob Batalyon C Pelopor sudah berjaga untuk melakukan pengamanan.

Koordinator aksi Rafli Fasha mengatakan, Indonesia saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ditambah lagi mau naik harga BBM.

BACA JUGA :  Andi Rio Ungkap Menjaga Pancasila Menjadi Tantangan Bersama

“Pastinya dengan naiknya harga bahan bakar minyak akan berdampak bagi masyarakat Kabupaten Bone. Kami melakukan aksi dorong motor ini sebagai bentuk protes terhadap pemerintah yang seenaknya ingin menaikkan harga BBM. Pemerintah tidak pernah memikirkan rakyat,” kata Rafli dalam aksinya di Kantor DPRD Bone.

Tak hanya penolakan harga kenaikan BBM, kata dia, para mahasiswa juga meminta pemerintah daerah dan pihak terkait mengawasi penyaluran BBM subsidi di Kabupaten Bone.

“Kami meminta pemerintah untuk mengawasi dan memberantas mafia sektor minyak yang menggunakan BBM subsidi tidak untuk peruntukannya,” lanjutnya.

Sementara itu, Anggota DPRD Bone H Kaharuddin yang menerima aspirasi penolakan harga BBM mengungkapkan kalau fraksi Demokrat terdepan dan tidak punya alasan menerima kenaikan harga BBM.

BACA JUGA :  AYP: Bone dan Palopo Bersaudara, Berhentilah Ribut

“Maka dari itu saya dari fraksi Demokrat mulai tingkat pusat hingga kabupaten menolak kenaikan harga BBM, tidak ada alasan untuk mencabut dan mengurangi subsidi kenaikan harga BBM,” ungkap politisi asal Kecamatan Cenrana ini.

Hal senada juga disampaikan oleh penerima aspirasi anggota DPRD Bone, A Heryanto Bausad. Menurutnya, kenaikan harga BBM merupakan kebijakan pusat bukan kebijakan pemerintah daerah.

“Kami di DPRD Bone akan berjuang dengan jalan aspirasi penyampaian langsung ke pusat melalui fraksi di DPR RI,” ujar A Heryanto yang juga Ketua Fraksi Nasdem Bone ini.

Terpisah, Sekretaris Dewan DPRD Bone Andi Alimuddin menerangkan, aksi yang dilakukan oleh HMI sudah diterima oleh penerima aspirasi. Pihak pengamanan juga sudah berjaga.

“Sudah ada penerima aspirasi yang akan menerima pendemo hari ini. Dan langsung diterima di ruang aspirasi DPRD Bone,” terangnya.

spot_img

Headline