MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Malam takbiran sebentar lagi akan dilakukan. Pemerintah Kota Makassar berencana bakal melaksanakan pawai malam takbir 1440 Hijriah, pelaksaan tersebut akan mengangkat konsep ramah lingkungan.
“Tema pawai tahun ini adalah Go Green atau ramah lingkungan. Nanti tidak boleh menggunakan kendaraan bermotor saat pawai. Artinya peserta pawai akan jalan kaki,” kata Kepala Bagian Kesejahteraan Masyarakat (Kesra) Setda Kota Makassar, Dahyal, Kamis (30/5/2019).
BACA: Pemkot Makassar Anggarkan Rp60 miliar untuk THR
Konsep ramah lingkungan tersebut dilakukan sesuai arahan Penjabat Wali Kota Makassar. Yang menginginkan, kendaraan bermotor, tidak diperbolehkan saat pawai malam takbiran.
Pawai malam takbir rencananya akan diikuti 15 kecamatan di Kota Makassar. Dimana tiap kecamatan dibatasi pesertanya minimal 200 orang dan maksimal 300 orang.
Kegiatan tersebut bakal diramaikan oleh becak atau gerobak yang sudah dihias yang bakal memainkan musik melalui kendaraan roda tiga itu, namun tetap tidak menggunakan ganset tapi aki. Sehingga, lebih ramah lingkungan.
BACA; Pemkot Makassar Target Raih Adipura Tahun Depan
Pawai takbir ini untuk tiap perwakilan kecamatan dimulai dari pembawa spanduk kecamatan, unsur tripika, para lurah, barisan pawai obor/lampion/petromax, barisan gendang/rebana/music bambu/music tanjidor. Selanjutnya disusul barisan yang menggunakan becak/gerobak hias dan barisan ditutup oleh tim APAR dari Damkar.
Dia juga berharap bahwa kegiatan pawai malam takbir berkonsep go green tersebut bisa berjalan dengan baik sehingga tujuan takbiran yakni menciptakan atau mempererat tali silaturahmi antar sesama bisa terjalin.
Penulis: M. Syawal