30 C
Makassar
Jumat, Oktober 7, 2022
BerandaHealthMasyarakat Tidak Boleh Jumawa Setelah Vaksin

Masyarakat Tidak Boleh Jumawa Setelah Vaksin

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kota Makassar mengingatkan semua pihak untuk tidak jumawa usai menerima vaksin covid-19.

Protokol kesehatan harus tetap dilakukan meski sudah menerima dosis vaksin lengkap. Mereka yang sudah mendapat vaksin tidak berarti benar-benar bebas dari infeksi virus ini.

“Walaupun kita sudah vaksin tetap patuhi protokol kesehatan, jaga jarak dan hindari kerumunan. Jangan jumawa jangan sombong, jangan terlena,” kata Humas IDI Makassar, Wachyudi Muchsin, (25/10/2021).

IDI juga mengapresiasi pelaksanaan vaksin di Indonesia yang dianggap jauh lebih baik dari negara tetangga.

“Vaksinasi di Indonesia jauh lebih baik dari India dan Pakistan. Vaksinasi kita sudah berada diangka 22,4 persen sementara India 20,1 persen, Pakistan baru 15,8 persen,” katanya.

Data vaksinasi dosis pertama sudah berada diangka 51,62 persen. Lalu dosis kedua menyentuh angka 30,12 persen. Untuk tenaga kesehatan, dosis pertama 136,17 persen, dan dosis kedua 127,52 persen.

“Tentu dengan vaksin harapan kita bahwa ekonomi, sosial, kesehatan masyarakat, budaya dan lainnya bisa bergerak tumbuh lebih baik. Makanya program vaksin pemerintah ini wajib kita sukseskan,” jelasnya.

Senada, Plt Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga diri meski sudah vaksin.

“Tetap jaga diri, hindari kerumunan,” katanya.

Menurutnya, pihaknya terus berupaya mempercepat proses vaksinasi bagi seluruh warga. Dia berharap dalam waktu dekat seluruh daerah sudah masuk dalam zona hijau.

(yusdin)

BACA JUGA :  Mengenal 3 Jenis Vaksin Covid-19 di Indonesia
spot_img

Headline