25 C
Makassar
Sabtu, Oktober 1, 2022
BerandaNasionalMenag Ajak Kader Anshor Bersama Menjaga Indonesia

Menag Ajak Kader Anshor Bersama Menjaga Indonesia

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak kader Anshor untuk bersama-sama menjaga Indonesia. “Kita jaga Indonesia ini sama-sama, Indonesia ini diwariskan untuk kita, dan akan kita wariskan kembali untuk anak cucu kita,” kata Menag Yaqut saat bertemu dengan Pengurus dan Kader Anshor Kepulauan Riau di Batam.

Menag Yaqut mengatakan, entitas dan tatanan  yang bernama Indonesia berdiri karena kebhinekaan. Tidak ada dalam sepanjang sejarah umat manusia, kejayaan tidak dibangun karena keberagaman.

“Jadi siapapun yang ingin merusak keperbedaan, kemajemukan, kebhinekaan yang dimiliki Indonesia itu artinya mereka sedang mengancam Indonesia,” tandas Gus Men, sapaan akrab Menag, Kamis (1/09/2022), dilansir dari rilisnya.

Gus Men melanjutkan, sepanjang sejarah umat manusia dan agama, nilai-nilai agama sudah menginspirasi peradaban manusia. “Peradaban manusia saat ini, diakui atau tidak itu karena nilai-nilai agama. Nilai-nilai agama banyak menginspirasi kebaikan yang saat ini kita temui dan kita lakukan,” terangnya.

Namun di dalam sepanjang sejarah itu pula, kata Gus Men, juga ada bukti yang menunjukkan bahwa agama jadi alat untuk melakukan kerusakan. “Kita lihat peristiwa di Timur Tengah yang didera  konflik karena masalah agama, meski banyak orang yang menolak itu  bukan karena agama,” sambungnya.

Menurut Gus Men, agama menuntut manusia saling mencintai satu sama lain, tapi hari ini banyak sekali anggapan justru bermusuhan karena agama.

“Indonesia negeri yang berdiri karena kesepakatan perbedaan baik suku bangsa, agama, tidak boleh lagi ada sengketa, pertikaian karena didasarkan agama, tidak boleh,” harapnya.

“Agama itu diturunkan agar kita bisa mencari wajah Tuhan yang penuh rahmat, kasih sayang, cinta. Tapi sekarang begitu banyak orang mencari muka di depan Tuhan daripada mencari wajahNya. Pura-pura saleh di depan orang banyak, tapi berbuat tidak terpuji bila tidak ada siapa-siapa. Keras kepada orang lain, tapi lunak terhadap dari sendiri,” tandasnya.

spot_img

Headline