29.8 C
Makassar
Sabtu, Mei 21, 2022
BerandaHeadlineMerasa Dilecehkan, Demokrat Akui Tidak Lagi Berkoalisi Dengan Capres 02

Merasa Dilecehkan, Demokrat Akui Tidak Lagi Berkoalisi Dengan Capres 02

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Partai Demokrat (PD) saat ini sudah tidak lagi berkoalisi dengan Calon Presiden (Capres) nomor urut 02, Prabowo-Sandi.

Hal itu diakui oleh Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, Sabtu (8/6/2019) dilansir dari Detik.com.

“Bagi kami, kami merasa tidak berkoalisi lagi dengan 02 saat ini. Kami sudah merasa tidak berkoalisi dengan 02. Kami sudah merasa tidak bersama-sama lagi dengan 02,” tegasnya.

Ferdinand mengatakan, Partai Demokrat merasa tidak lagi berkoalisi dengan 02, atas apa yang terjadi beberapa hari yang lalu, saat Parbowo mengunjungi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menurut Ferdinand Prabowo telah mengotori suasana duka yang dialami SBY.

“Hubungan antara Partai Demokrat dengan Koalisi 02 memang agak terganggu terutama pasca hari-hari terakhir, Bu Ani pun menjadi korban, dirundung oleh pendukung 02 dan terakhir juga apa yang terjadi di Cikeas, saat Prabowo bertemu dengan Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono), mengucapkan belasungkawa tapi akhirnya menjadi politik, mengotori suasana duka dan itu tentunya akan membuat suasana tak nyaman,” sebutnya.

Ditambah, lanjut Ferdinand, saran-saran yang diberikan PD untuk kemenangan Prabowo-Sandi selama ini tidak pernah digubris Prabowo, menurut Ferdinand, Prabowo lebih mendengarkan pihak-pihak, yang menurutnya kalah dalam kehidupan.

“Pak Prabowo tidak mendengar masukan dari Partai Demokrat karena dia selalu mendengar masukan dari pihak-pihak yang memang kalah dalam kehidupan. Orang-orang yang mengelilingi dia ini orang-orang yang kalah, Amien Rais itu orang yang kalah. Jadi kita marah, kenapa masukan dari kita tidak pernah didengar, dilaksanakan. Yang selalu dilaksanakan adalah masukan dari orang-orang yang selalu mengelilingi dia. Publik kan melihat jelas siapa di situ, ada Amien Rais, ada ulama-ulama yang kami anggap mereka kan dalam hal politik mungkin tidak bisalah berpolitik seperti kami, politisi,” tutur Ferdinand.

BACA JUGA :  Disindir Rasialis, Orang Kepercayaan Prabowo: Jokowi Jangan Sebarkan Hoax

Efrat Syafaat Siregar

spot_img
spot_img

Headline

IDR - Rupiah indonesia
USD
14.498,6
EUR
15.293,3
JPY
111,0
KRW
11,4
MYR
3.317,5
SGD
10.465,3