26 C
Makassar
Kamis, Juli 7, 2022
BerandaHealthNutrisi dan Vitamin Penting untuk Jaga Daya Tahan Tubuh Lansia

Nutrisi dan Vitamin Penting untuk Jaga Daya Tahan Tubuh Lansia

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Di pasaran banyak beredar suplemen untuk orang tua, salah satunya susu khusus untuk pemenuhan kebutuhan gizi orang tua. Saat memilih, pastikan Anda memperhatikan komposisi kandungannya, ya. Berikut ini beberapa nutrisi dan vitamin penting untuk lansia.

1. Kalsium dan vitamin D
Penelitian menunjukkan bahwa asupan kalsium yang cukup dapat mengurangi risiko patah tulang, osteoporosis, dan bahkan diabetes pada beberapa orang. Kalsium juga berfungsi dalam meningkatkan fungsi otot, transmisi saraf, dan sekresi hormonal.

Kalsium bisa didapat dari produk susu. Untuk itu, suplemen makanan untuk orang tua dalam bentuk susu bisa jadi pilihan. Guna meningkatkan asupan kalsium, bisa ditambah dengan konsumsi keju dan yogurt.

Agar penyerapan kalsium lebih optimal, perlu dibantu oleh vitamin D. Vitamin D juga memiliki fungsi lain, yakni mengurangi rasa sakit, mencegah penyakit jantung, bahkan menangkal kanker.

2. Protein
Seiring bertambahnya usia, tubuh membutuhkan protein hingga 50 persen lebih tinggi. Bila asupan protein kurang, berpotensi kehilangan massa otot dan kekuatan tubuh.

Guna mendukung makanan sehat untuk orang tua, Anda bisa memilih suplemen makanan untuk orang tua dalam bentuk susu yang mengandung protein whey. Protein whey memiliki asam amino empat kali lebih banyak jika dibandingkan dengan jenis protein lain. Bila asupan asam amino tidak memadai, maka dapat memperlambat fungsi kekebalan tubuh.

Protein whey juga meningkatkan produksi glutathione (GSH) dalam tubuh. Para ahli meyakini status GHS yang meningkat bisa mengoptimalkan fungsi kekebalan. Manfaat ini akan semakin kuat dengan dukungan kandungan protein lainnya, yakni casein dan soya. Triple protein ini memberikan asupan protein yang cukup sepanjang hari.

3. Omega-3 dan Omega-6
Nutrisi penting lain dalam suplemen makanan untuk orang tua adalah omega-3 dan omega-6. Omega-3 membantu mencegah detak jantung tidak teratur, mengurangi penumpukan plak di arteri, dan menghambat peradangan..

BACA JUGA :  Vitamin yang Bagus untuk Pasien Covid-19

Omega-3 juga memberikan manfaat untuk otak. Seiring kemampuan jantung dan daya ingat yang menurun di masa tua, kandungan ini bisa membantu mempertahankan organ tubuh tertentu agar berfungsi lebih baik.

Dalam memaksimalkan kerja jantung, omega-6 turut berkontribusi. Dikutip dari Harvard Health Publishing, omega-6 bisa menurunkan Low-density lipoprotein (LDL) atau kolesterol jahat. Di saat yang sama, omega-6 juga bisa meningkatkan High-density lipoprotein (HDL) yang merupakan kolesterol baik.

Fungsi lain omega-3 dan omega-6 adalah membantu menjaga gula darah tetap terkendali. Sebab, keduanya dapat meningkatkan sensitivitas tubuh terhadap insulin.

4. Serat prebiotik
Probiotik dan prebiotik terbukti bermanfaat dalam mencegah penyakit dan meningkatkan kesehatan. Salah satu studi di Postgraduate Medical Journal menyebut probiotik dan prebiotik dapat membantu dalam kasus malnutrisi.

Serat tersebut juga dapat membantu membantu absorpsi kalsium. Masalah sembelit yang rentan dialami orang tua juga bisa diatasi oleh probiotik dan prebiotik.

5. Vitamin
Berbagai vitamin perlu dipastikan terkandung dalam suplemen makanan untuk orang tua. Misalnya vitamin C yang bisa mendukung sistem kekebalan tubuh. Ketika seseorang sakit, vitamin C membantu mengurangi durasi dan intensitas penyakitnya.

Vitamin penting lainnya adalah vitamin B. Ada beberapa jenis vitamin B  yang memiliki fungsi berbeda di dalam tubuh. Misalnya ada yang membantu memecah energi dari makanan, menjaga kesehatan kulit, mata dan sistem saraf, serta membantu pembentukan sel darah merah.

Tips menjaga daya tahan tubuh orang tua
Setelah makanan sehat untuk orang tua terpenuhi, ada beberapa langkah untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Berikut ini adalah tips menjaga kekebalan tubuh orang tua.

1. Tetap aktif bergerak
Kekuatan, stamina, dan kelenturan tubuh turun secara signifikan setelah usia 55 tahun. Demikian penelitian dari Framingham Disability Study.

BACA JUGA :  Ingin Kurus? ini 4 Tips Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Namun, ini bukan alasan bagi orang tua untuk menghindari banyak bergerak. Dengan aktif bergerak bisa mencegah para orang tua kehilangan kekuatan dan massa otot.

NHS bahkan menyebut orang tua yang aktif bergerak memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung. Selain itu, bisa terhindar dari stroke, diabetes tipe 2, beberapa jenis kanker, depresi, dan demensia.

Orang lanjut usia disarankan melakukan olahraga yang meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan kelenturan setidaknya 2 hari seminggu. Waktu untuk melakukan aktivitas ini setidaknya 150 menit dalam seminggu.

Orang tua juga disarankan melakukan aktivitas ringan seperti berjalan-jalan di sekitar rumah. Bisa pula dengan membersihkan debu atau merapikan tempat tidur.

2. Mengurangi stres
Stres bisa berdampak pada menurunnya daya tahan tubuh. Saat tubuh menua, stres yang tidak teratasi dengan baik akan membuat seseorang semakin rentan sakit.

Apalagi jika memiliki penyakit kronis. Secara fisik akan lebih sulit untuk bangkit dari dampak yang ditimbulkan oleh respons stres. Bagi orang tua, stres juga bisa berdampak pada memori jangka pendek.

Menurut Harvard Health Publishing, tanda stres yang bisa dialami orang tua antara lain:

Sakit kepala tegang
Sakit punggung
Gangguan pencernaan
Konsentrasi yang buruk
Menangis
Gampang marah
Gelisah.
Untuk mengurangi stres, bisa dengan mendapatkan pijat yang menenangkan. Bisa pula bergabung dengan komunitas dan terlibat aktif di dalamnya. Berolahraga teratur juga bisa jadi cara yang baik mengurangi stres. Selain itu, bisa dengan mengonsumsi makanan sehat untuk orang tua. Makanan yang dimaksud adalah yang padat nutrisi dan hindari gula.

3. Menghindari rokok
Makanan sehat untuk orang tua rasanya akan sia-sia jika yang bersangkutan terpapar rokok. Sebab, sistem kekebalan tubuh orang tua bisa terganggu oleh rokok.

BACA JUGA :  6 Jenis Hobi yang Membantu Anda Hidup Lebih Sehat dan Bahagia

Cleveland Clinic menyatakan rokok dapat memperpendek telomere. Akibatnya imunitas akan lebih mudah turun, jauh sebelum waktunya. Telomere adalah segmen DNA yang memiliki fungsi utama melindungi DNA dari kerusakan.

Rokok bisa menghancurkan antioksidan dalam darah, sehingga membuat tubuh rentan terkena penyakit. Rokok juga bisa mengakibatkan penyakit seperti radang paru-paru.

4. Rajin kontrol ke dokter
Bila ada masalah kesehatan tertentu, maka perlu kontrol ke dokter secara berkala. Menurunnya fungsi organ tubuh, butuh penjagaan dan perhatian lebih. Kontrol ke dokter akan membantu para senior menjalani hidup lebih sehat.

Menjaga imunitas ketika tubuh menua memang tidak semudah saat masih belia. Namun, jika makanan sehat untuk orang tua terpenuhi, bisa mendukung imunitas dan kekuatan tubuh yang lebih baik agar senantiasa aktif. Apalagi jika didukung dengan langkah lain seperti menjaga berat badan ideal dan mendapatkan tidur cukup.

Sumber: hellosehat.com

spot_img
spot_img

Headline