28 C
Makassar
Senin, September 20, 2021
BerandaHealthObat dan Hal yang Harus Ada saat Isolasi Mandiri

Obat dan Hal yang Harus Ada saat Isolasi Mandiri

- Advertisement -

 

SULSELEKSPRES.COM – Konsumsi obat merupakan salah satu cara untuk meredakan penyakit. Dalam kasus COVID-19, obat-obatan dan vitamin berperan dalam meningkatkan kekebalan tubuh sehingga bisa melawan infeksi virus.

Ada beberapa jenis obat dasar yang harus ada di rumah selama isolasi mandiri, di antaranya:

Vitamin C
Jenis vitamin ini bisa memberi manfaat antioksidan dan antiinflamasi. Vitamin C bisa membantu mempercepat pemulihan sehingga bisa beraktivitas kembali.

Vitamin D
Vitamin D bisa membantu efek antiinflamasi di dalam tubuh dan meningkatkan respons dari imun bawaan.

Zinc
Penting juga untuk mengonsumsi multivitamin yang mengandung zinc. Jenis obat ini disebut bisa membantu menghambat replikasi virus.

Hal Lain yang Harus Dipersiapkan
Selain obat dan vitamin dasar, ada hal-hal lain yang juga harus dipersiapkan dan diperhatikan, yaitu:

Alat Kesehatan Dasar
Selama menjalani isolasi mandiri, sediakan alat-alat kesehatan dasar di rumah, seperti termometer dan oxymeter. Pastikan juga kamu memiliki stok masker serta cairan desinfektan.

Ruangan Terpisah
Selama menjalani isolasi, pengidap COVID-19 harus berada di ruangan terpisah dari anggota keluarga lain. Jika memungkinkan, pilih ruangan yang memiliki jendela dan rutin membuka jendela selama isolasi mandiri.

Hidup Sehat dan Bersih
Pemulihan bisa lebih cepat jika kamu menerapkan pola hidup sehat dan bersih. Disarankan untuk rutin berolahraga ringan, mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang, serta selalu mencuci tangan dengan sabun sebelum dan sesudah beraktivitas.
Pantau Kondisi Tubuh
Selama menjalani isolasi mandiri, penting untuk memantau kondisi tubuh. Sebisa mungkin, lakukanlah pencatatan mandiri terkait perkembangan gejala yang muncul. Perhatikan kondisi tubuh secara menyeluruh, termasuk suhu tubuh, laju napa, dan saturasi oksigen.

BACA JUGA :  Stres Bisa Memengaruhi Berat Badan

Isolasi mandiri dilakukan setidaknya 10 hari jika tidak ada gejala. Sementara untuk kasus dengan gejala ringan, disarankan untuk melakukan self isolation selama 10 hari dan dilanjutkan selama 3 hari dari gejala terakhir, sebelum akhirnya mulai beraktivitas kembali. Jika sebelum 10 hari muncul gejala atau kondisi tubuh memburuk, segera hubungi dokter atau tenaga medis untuk mendapatkan penanganan.

BACA JUGA :  Dokter Beberkan Penyebab Ratusan ODGJ di Sulsel Sembuh dari Covid-19

Sumber: halodoc.com

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.274,1
EUR
16.719,5
JPY
130,2
KRW
12,0
MYR
3.404,7
SGD
10.557,6
- Advertisment -