Orasi NH Sentil Guru di Gowa dan Bantaeng

Orasi politik calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH) diacara deklarasi NH-Aziz. foto (Muh.Adlan/Sulselekspres.com)

MAKASSAR, SULSELEKAPRES.COM – Orasi politik calon Gubernur Sulsel, Nurdin Halid (NH) diacara deklarasi ikut menyinggung kehidupan para guru.

Dalam orasinya, NH menyentil kasus guru yang pernah terjadi di Kabupaten Gowa dan Kabupaten Bantaeng. Dimana guru dipenjara dalam menjalankan tugasnya.

“Jangan ada lagi melecehkan guru. Jangan lagi ada guru dipenjara. Sebagai anak guru, hati saya terkoyak melihat ibu Nurbayati di Bantaeng dan seorang guru di Gowa,” kata Nurdin Halid di Makassar, 17 November 2017.

Dia menambahkan, untuk guru hendaknya dipahami jika guru menghukum murid itu bagian pendidikan. “Apa yang terjadi jika semua guru tidak peduli perkembangan mental anak,” katanya.

Diketahui, kasus guru di Bantaeng terjadi di SMP I Bantaeng sekitar 14 agustus 2015 lalu. Kasus ini membuat guru bersangkutan dipenjara.

BACA JUGA: 

Orasi RMS pukau ribuan Massa di Deklarasi NH-Aziz

Orasi RMS Singgung Calon “Tukang Make Up”

Sementara itu, kasus guri di Gowa menimpa Fadli Rahim (33), pegawai negeri sipil lingkup Pemkab Gowa, yang dipenjara untuk mempertanggungjawabkan kritikannya kepada Bupati Gowa saat itu, Ichsan Yasin Limpo, terkait tudingannya soal menerima fee proyek.

BACA JUGA :  Patuhi Aturan KPU, NH Instruksikan Tim Relawan Cabut Alat Peraga