25 C
Makassar
Sabtu, Oktober 1, 2022
BerandaDaerahPemkot Parepare Maksimalkan Program Pengentasan ATM

Pemkot Parepare Maksimalkan Program Pengentasan ATM

PenulisLuki Amima
- Advertisement -

PAREPARE, SULSELEKSPRES.COM – Wakil Wali Kota Parepare Pangerang Rahim menegaskan, Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare berkomitmen dalam upaya pengentasan kasus penyakit AIDS, TBS dan Malaria (ATM).

Pangerang menjelaskan, Pemkot Parepare kini tengah menjalankan program pengentasan menuju zero kasus ATM.

“Kota Parepare menuju zero kasus AIDS, TBC dan Malaria (ATM). Program pengentasan tengah kita jalankan,” katanya, Senin (8/8/2022).

BACA JUGA :  Haul ke-9 Prof. Abd. Muiz Kabry, Taufan Pawe : Tokoh Istimewa Bagi Warga Parepare

Untuk upaya itu, kata Pangerang, Pemkot Parepare menginstruksikan Dinas Kesehatan serta Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) untuk memastikan seluruh program pengentasan ATM tersebut berjalan optimal.

“Tentu kita harapkan program itu dapat berjalan optimal. Sinergitas dan kolaborasi serta dukungan seluruh pihak, sangat dibutuhkan,” katanya.

Selain itu, mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan itu menegaskan pemkot sejauh ini memprioritaskan sektor kesehatan dalam rangka pembangunan daerah.

BACA JUGA :  Taufan Pawe Paparkan Kebijakan Pemkot Parepare Dibidang Keagamaan

“Dalam membangun daerah, kami prioritas pada sektor pelayanan kesehatan. Di samping itu kita juga prioritas pada bidang pendidikan, ekonomi dan infrastruktur. Seperti yang gagas dan dikonsep bapak Wali kota bahwa Parepare merupakan kota industri tanpa cerobong asap,” paparnya.

Khususnya dalam rangka upaya mencegah penyakit HIV/AIDS dan Narkoba di kalangan remaja, Pemerintah Kota Parepare masif melakukan Sosialisasi dengan melibatkan Generasi Remaja (Genre), Mahasiswa, dan SMA/SMK.

Pemerintah juga berharap, agar generasi remaja ini dapat mengawal dan mendampingi masyarakat utamanya kaum Ibu-ibu untuk menekan angka stunting di Kota Parepare, yang mana tahun 2021 lalu berada di angka 18 persen dan di tahun 2022 diupayakan bisa turun menjadi 12 persen.

spot_img

Headline