33 C
Makassar
Selasa, September 21, 2021
BerandaHeadlinePetani Ditangkap Karena Poster, Jokowi Harus Minta Maaf

Petani Ditangkap Karena Poster, Jokowi Harus Minta Maaf

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Terjadi penangkapan seorang petani yang membentangkan poster saat kunjungan Presiden Jokowi di Kota Blitar.

Penangkapan oleh aparat yang dianggap berlebihan karena isi poster warga tersebut hanya berupa tuntutan. Sejumlah publik figur hingga aktivis menyayangkan sikap aparat demikian.

Jokowi diharap bisa menemui warga bersangkutan sebagai permintaan maaf. Halitu disampaikan tokoh muda NU, Savic Ali melalui media sosialnya.

“Presiden Jokowi harus menemui petani tsb untuk minta maaf.” tulis Savic Ali, (8/9/2021).

Menemui petani bersangkutan dianggap baik sebagai sikap mendengar dari pemerintah atas keluhan rakyat.

“Padahal kalo bener dilakukan cakep. Akan byk org kecil yg merasa didengarkan dan jg peringatan buat polisi agar tdk berlebihan.” katanya.

Komika Pandji Pragiwaksono mengatakan, isi dari poster warga bersangkutan bukanlah penghinaan. Hal demikian dianggap sebagai bentuk penyampaian aspirasi warga.

“Pas diliat tulisannya, rasanya bukan penghinaan. Bukan tuntutan bahkan menurut gue. Sebuah permintaan tolong. Dari rakyat kepada Presiden yg dia pilih.
Gak semua org bisa mention Pak @jokowi di twitter kan, jadi rasanya masih wajar.” kata dia.

Seperti diberitakan, kunjungan Presiden Jokowi di Kota Blitar, diwarnai penangkapan seorang warga. Warga tersebut ditangkap ketika membentangkan poster berisi tuntutan petani, saat presiden berjalan meninggalkan Makam Bung Karno.

Petugas keamanan dari Polres Blitar Kota merampas poster yang dibentangkan seorang pria, saat Presiden Jokowi meninggalkan Makam Bung Karno. Tidak hanya merampas, namun petugas juga menangkap pria ini untuk dibawa ke Mako Polres Blitar Kota.

BACA JUGA :  Pujian Ketua DPRD Makassar ke Indira: BanyaK Yang Bisa Diteladani
BACA JUGA :  Pemerintah Sempurnakan Metode Penghitungan Data Produksi Beras

Pria tersebut membentangkan poster yang berisi tuntutan untuk memperdulikan nasib petani jagung. Meski demikian, Polres Blitar Kota masih belum memberikan keterangan terkait penangkapan itu.

(*)

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.238,0
EUR
16.704,2
JPY
129,8
KRW
12,0
MYR
3.397,7
SGD
10.540,3
- Advertisment -