27 C
Makassar
Selasa, Februari 27, 2024
BerandaDaerahPj Bupati Bone Hadiri Forum Pengusaha, BUMD, dan Pemerintah Daerah se Sulsel

Pj Bupati Bone Hadiri Forum Pengusaha, BUMD, dan Pemerintah Daerah se Sulsel

PenulisYusnadi
- Advertisement -
- Advertisement -

MAKASSAR,SULSELEKSPRES.COM – Pj Bupati Bone Andi Islamuddin, menghadiri Forum Diskusi Antar Pemerintah Daerah, Pengusaha dan BUMD Se – Sulawesi Selatan Tahun 2024.

Ada lima daerah penerima Participating interest (PI) 10 persen dan lembaga kajian independen sebagai pelaksana kajian pelamparan cadangan reservoir migas blok sengkang diantaranya, Kabupaten Wajo, Kabupaten Soppeng, Kabupaten Sidrap, Kabupaten Enrekang serta Kabupaten Bone.

Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) disaksikan oleh Pj. Gubernur Sulawesi Selatan Bahtiar Baharuddin.

Dalam kesempatan tersebut turut hadir Ketua Komite Ekonomi Sulawesi Selatan (KESS) Tanri Abeng selaku pelaksana forum diskusi yang dilaksanakan di Four points by sheraton Makassar, Rabu, (10/01/2024).

Selain juga hadir Kepala Daerah se-Sul-Sel, Kepala Organisasi Perangkat Daerah Sul-Sel, Para Pengusaha serta Kepala BUMD se-Sulawesi Selatan.

Adapun tema yang diusung pada kegiatan tersebut yakni, “Arah pembangunan ekonomi biru Sulawesi Selatan yang mandiri, maju dan berkelanjutan 2045”

Pj. Gubernur Sulawesi Selatan, Bahtiar Baharuddin
mengatakan, tidak ada satupun provinsi yang memiliki komite ekonomi. bukan hanya itu, ketua komite ekonominya class internasional. beliau merupakan Konseptor Yang membentuk BUMN sekaligus menjadi menterinya.

“Beliau juga seorang ilmuwan dan praktisi ekonomi. banyak Ceo BUMN yang hebat hari ini merupakan didikan beliau, maka dari itu, saatnya bapak Tanri Abeng kami daulat untuk membangun kampung halamannya Sulawesi Selatan,” katanya.

Pj Gubernur juga menjelaskan tentang sejarah Sulawesi Selatan, masa lampau sebagai pintu dagang dunia.

“Dalam sejarahnya Sulawesi Selatan bukan hanya sekedar pintu timur. Ratusan tahun lalu daerah ini adalah pintu perdagangan dunia. Pusat dagang dunia. Para saudagar singgah di makassar untuk berdagang.
Makassar ini sudah terkenal dari zaman dulu, namun demikian, saat ini daerah ini mengalami kemunduran akibat daya dukung alam. Daya dukung alam bukan hanya melemah tetapi dititik terendah. Untuk mengembalikan daya dukung alam, kami menggagas tanaman jangka panjang yang bisa mengikat bukit-bukit dan batu seperti ekosistem sukun dan pisang serta inti pertemuan ini untuk membangun ekonomi biru Sulawesi Selatan yang mandiri, maju dan berkelanjutan,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua panitia pelaksana dr. HM. Ichsan Mustari mengatakan, tema yang di usung pada kegiatan ini iyalah, “Arah pembangunan ekonomi biru Sulawesi Selatan yang mandiri, maju dan berkelanjutan 2045”.

“Kegiatan forum diskusi dilaksanakan dalam rangka mengoptimalkan sumber daya yang di miliki Sulawesi Selatan menuju Sul-Sel, baru mandiri, maju dan berkelanjutan,” bebernya.

spot_img

Headline

Populer