MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM-Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawei Selatan (Sulsel), Ashari F. Radjamilo menyebutkan, sesuai pemantauan Pemprov telah terdapat 10 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) di tingkat kabupaten/kota.
Tujuh diantaranya, telah melakukan pengukuhan pengurus yakni; Kabupaten Bone, Kepulauan Selayar, Kabupaten Luwu Utara, Kabupaten Toraja Utara, Kabupaten Sinjai, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Takalar.
BACA: Kunjungi Wagub Sulsel, Australia Lirik Kerjasama Pariwisata
Sementara, tiga Kabupaten/Kota lainnya telah membentuk TPAKD melalui Surat Keputusan (SK) Bupati/Walikota. Namun, yang belum melakukan pengukuhan pengurus yaitu Kabupaten Enrekang, Kabupaten Sidrap dan Kota Makassar.
“Pemerintah Provinsi berharap, pembentukan dan pelaksanaan program TPAKD di daerah menjadi program yang wajib dilakukan oleh setiap pemerintah daerah dan melakukan sinergi yang produktif,” ucap Ashari saat kegiatan Workshop TPAKD Sulsel dan Sulawesi Barat di Hotel Singgasana, Selasa (5/3/2019).
BACA: Kepala BKN Regional IV Baru Temui Wagub Sulsel
Ashari menyebutkan, pertumbuhan Sulsel di tahun 2018 lalu dapat dipertahankan pada level 7,07 persen, lebih tinggi dari nasional 5,17 persen.
Pertumbuhan ekonomi tersebut, semakin berkualitas tercermin dari terkendalinya tingkat inflasi pada angka 3,5 persen.
Menurunnya tingkat kemiskinan pada 8,87 persen di bawah capaian nasional 9,66 persen. Ketimpangan gini rasio yang semakin kecil pada 0,38 dan tingkat pengangguran yang menurun menjadi 5,34 persen.
“Capaian ini merupakan sinergi dari berbagai pihak. Pemprov pun mengapresiasi kinerja OJK dalam mendorong industri jasa keuangan menjadi salah satu pilar penting dalam memacu pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas,”ujarnya.



