Polda Sulsel: Hasil Operasi Zebra 2017 Tilang Meningkat 17%

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Jumlah hasil tilang pada Operasi Zebra pada tahun 2017 yang dilakukan Jajaran Polda Sulsel mengalami peningkatan sebanyak 17% dibanding Operasi yang dilakukan pada tahun 2016 lalu.

Pada tahun 2017 jumlah tilang yakni 14.079 sedangkan pada tahun 2016 sebanyak 12.016. Sedangkan jumlah teguran pada tahun 2017 menurun sebanyak 16% yakni pada tahun 2017 jumlah teguran yaitu 1.221 dan tahun 2016 sebanyak 1.445.

Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol Agus Wijayanto mengatakan bahwa jumlah Lima besar tilang terbanyak itu terjadi di Polrestabes Makassar dengan jumlah tilang 2361, Ditlandas Polda Sulsel dengan jumlah tilang 1262, Polres Gowa dengan Jumlah tilang 833, Polres Wajo dengAn jumlah tilang 799, Polres Pangkep dengan jumlah tilang 738.

“Adapun jumlah tilang yang terendah terjadi di Polres Selayar dengan jumlah tilang sebanyak 62, Polres Bulukumba dengan jumlah tilang sebanyak 190, Polres Luwu Timur dengan jumlah tilang sebanyak 206, Polres Bantaeng dengan jumlah tilang sebanyak 228 dan Polres Sinjai dengan jumlah tilang sebanyak 242,”ujarnya saat menggelar press release di Salah satu warung Kopi, Jalan Andi Djemma, Kota Makassar, Rabu (15/11/2017).

Adapun kasus Laka Lantas yang terjadi yaitu, Jumlah kecelakaan mengalami penurunan sebanyak 32% pada tahun 2016 sebanyak 114 kasus sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 164, Jumlah meninggal dunia juga mengalami penuruan sebanyak 33% yaitu pada tahun 2016 sebanyak 21 meninggal dunia. Sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 14 orang, Jumlah yang orang yang mengalami luka berat juga mengalami penurunan sebanyak 75% yakni pada tahun 2016 sebanyak 28 orang sedangkan tahun 2017 sebanyak 7 orang, Jumlah yang mengalami luka ringan juga mengalami penurunan sebanyak 29,61% yakni pada tahun 2016 sebanyak 206 orang sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 145 orang.

BACA JUGA :  Sembilan Personel Ditkrimum Polda Sulsel Dapat Penghargaan

Adapun kerugian materi juga mengalami penurunan sebanyak 14,05% yakni pada tahun 2016 sebanyak 335.180.000 sedangkan pada tahun 2017 sebanyak 288.080.000.

Agus Wijayanto mengatakan Makassar menjadi Kota yang paling terbanyak mengalami kecelakaan lalu lintas dikarenakan pertumbuhan ekonomi yang semakin tinggi sehingga dengan mudah orang dapa membeli kendaraan.

“Selain itu jumlah penduduk yang semakin bertambah juga menjadi hal yang menyebabkan semakin bertambahnya kecelakaan lalu lintas di Makassar,”ujarnya.

Agus Wijayanto juga mengharapkan pasca operasi zebra ini kesadaran/kepatuhan masyarakat pengguna jalan meningkat, kecelakaan dan pelanggaran menurun, sehingga masyarakat terselamatkan dari kecelakaan lalu lintas, bisa beraktifitas dgn baik, produktivitas meningkat, masyarakat makin sejahtera.

“Operasi kali berjalan dengan baik meskipun sempat ada Insiden yang terjadi di Polres Bulukumba. Semua kita tangani sesuai dengan prosedur yang ada,”pungkasnya.