24 C
Makassar
Minggu, Oktober 17, 2021
BerandaNasionalRocky Gerung Bicara Soal Doa, Henry Subiakto: Sampah

Rocky Gerung Bicara Soal Doa, Henry Subiakto: Sampah

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Staf ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Hukum, Prof Henry Subiakto menyebut Rocky Gerung sebagai sampah usai mengkritik Presiden Jokowi yang meminta doa para ulama dalam menghadapi pandemi Covid-19.

Dia mengatakan, apa yang disampaikan Rocky tidaklah pantas diucap sebagai orang yang pernah sekolah. Menyebut doa tidak akan bisa mengubah kebijakan dungu dianggap bisa menyinggung banyak orang.

Jika benar orang ini bicara demikian, tidaklah pantas itu diucapkan oleh orang yg pernah sekolah & tahu disini bnyk penganut agama. Kata2 itu bisa menyinggung orang yg sering berdoa.” kata Henry memberi tanggapan melalui media sosialnya, (30/7/2021).

Baca: Henry Subiakto Sebut Ceramah Habib Rizieq Syiar Kebencian

Henry kemudian menyebut Rocky sebagai sampah hingga ikut menghasilkan bau sampah. “Tapi sdhlah sampah mmg menghasilkan bau sampah. Kedunguan menghasilkan kata2 dungu.” katanya.

Seperti diketahui, Presiden Jokowi meminta doa para ulama saat menghadiri Milad ke-46 Majelis Ulama Indonesia (MUI) pada Senin 26 Juli 2021. Jokowi meminta doa ulama supaya pandemi Covid-19 di Indonesia segera berakhir.

Baca: Henry Subiakto Kembali Sentil ‘Profesor Beneran’, Sindir Rocky Gerung Lagi?

Adapun Rocky kemudian ikut memberikan tanggapan. Dia menganggap kalau semua orang berdoa tanpa diminta.

Doa, kata Rocky, tidak ada hubungannya dengan kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan pemerintah saat terkait pandemi Covid-19.

“Nggak ada hubungannya dengan kebijakan yang dungu. Doa itu tidak akan mengubah kebijakan yang dungu,” kata Rocky.

BACA JUGA :  Kenormalan Baru, Jokowi Beria Lima Arahan Penerapan Adaptasi

Rocky menganggap kalau doa tidak akan diterima jika tak ada kebijakan dari pemerintah sendiri untuk selesaikan pandemi.

(*)

BACA JUGA
Penulis(*)
spot_img
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.064,5
EUR
16.313,5
JPY
123,0
KRW
11,9
MYR
3.382,5
SGD
10.430,7