31 C
Makassar
Selasa, Juli 5, 2022
BerandaHukrimRumah Dibobol Maling, Mahasiswi di Makassar Desak Polisi Usut Pelaku

Rumah Dibobol Maling, Mahasiswi di Makassar Desak Polisi Usut Pelaku

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dwi Artika, warga Tamangapa, Kecamatan Manggala kota Makassar, mengalami nasib naas, rumahnya baru saja digasak maling dan mengalami kerugian hampir Rp100 juta.

Adapun insiden pencurian itu terjadi pada tanggal 22 Desember 2021 lalu, Mahasiswi berusia 24 tahun melapor ke Polsek Manggala, dengan laporan polisi bernomor LP/288/XII/2021/Polsek Manggala/Polrestabes Makassar/Polda Sulsel pertanggal 23 Desember 2021.

“Saya sebagai korban berharap supaya pelaku cepat terungkap, pihak kepolisian lebih profesional dan terbuka mengenai kasus sepeti ini,” ujar Dwi Artika saat menggelar jumpa pers di Hotel Claro, Kamis (30/12/2021).

Kuasa Hukum korban, Andi Firmansyah membenarkan hal itu, menurutnya tidak ada alasan bagi pihak kepolisian untuk tidak mengusut kasus tersebut.

BACA JUGA :  Duel Maut Pemuda di Blok 10 Antang Jelang Sahur

“Sampai hari ini klien kami tidak pernah lagi dipanggil bahkan saksi atau rumahnya tidak pernah didatangi untuk diselidiki apa penyebabnya dan sebagainya, klien kami selalu datang ke polsek atas inisiatif sendiri bukan karena pnggilan secara rssmi oleh pihak kepolisian,” jelasnya.

“bahkan saksi-saksi yang dimaksudkan atau saksi yang telah disebutkan namanya klien kami dalam BAP pada tanggal 23 desember waktu itu, sampai hair ini tidak pernah dipanggil,” lanjut Andi Firmansyah.

Sementara Kapolsek Manggala, Kompol Supriady Idrus mengaku pihaknya sudah bekerja maksimal, seminggu setelah menerima laporan telah memeriksa sejumlah saksi.

BACA JUGA :  Pria Bukit Batu Antang Tewas Setelah Dianiaya OTK

“Sudah ada tujuh orang, termasuk pacarnya, teman satu rumahnya dan temannya yang tempati menginap,” ujar Kompol Edhy–sapaan akrabnya.

Ia meminta korban tetap bersabar sembari menunggu hasil penyelidikan kepolisiaan.

Kronologis Kejadian

Pada hari selasa tanggal 21 Desember 2021, sekitar pukul 10 WITA, Dwi menuju kampus ia meninggalkam rumahnya dalam keadaan kosong. Saat pulang ia tak sempat ke rumahnya lagi, namun menginap di kediaman teman di Barawaja, Kecamata Tallo , Makassar.

Keesokan harinya, Rabu 22 Desember 2021 Dwi Artika kembali kerumahnya di Perumahan Berlian Permai, Jalan Antang Raya , Kecamatan Manggala, Kota Makassar, namun, saat tiba disana dirinya sudah mendapati pagar dan pintu rumah sudah dalam keadaan terbuka.

Dwi kemudian memeriksa lamari di kamar, uang tunai dan perhiasan emasnya juga sudah raib. Ia pun mulai panik kemudian ke pintu belakang dan mendapati adanya bekas cungkilan.

Adapun total uang tunai yang digasak maling senilai 70 juta, emas 22 gram dan jam tangan bermerek senilai 20 jutaan, sehingga total hampir 100 juta kerugian atas insiden tersebut.

spot_img
spot_img

Headline