25 C
Makassar
Jumat, Mei 14, 2021
BerandaNasionalSoal Jadwal Pelantikan Presiden, Begini Kata Joko Widodo

Soal Jadwal Pelantikan Presiden, Begini Kata Joko Widodo

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Mendapat banyak komentar di media sosial soal waktu pelantikan Presiden Joko Widodo dan KH Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih 2019-2024 dimajukan.

Menjawab hal tersebut, Presiden Joko Widodo membenarkan telah memperoleh usulan dari banyak relawan agar waktu pelantikannya bukan dilaksanakan pada 20 Oktober 2019, melainkan 19 Oktober 2019.

“Tapi sekali lagi ini adalah wilayahnya dari MPR,” kata Jokowi menjawab wartawan usai menghadiri Peringatan Hari Batik Nasional 2019, di Puro Mangkunegaran, Solo, Jawa Tengah, Rabu (2/10/2019) siang, seperti dilansir laman Sekretariat Kabinet.

BACA: Jokowi Minta Kapolri Tidak Represif ke Demonstran, Tapi…

“Saya belum bisa berbicara dengan pimpinan-pimpinan MPR yang ada. Apa yang mau dibicarakan MPR-nya, pimpinannya belum ada,” lanjutnya.

Oleh karena itu, Jokowi mengaku menunggu terpilihnya pimpinan MPR yang rencananya baru akan digelar besok. “Ya itu kita serahkan yang punya kerja itu adalah MPR. Jadi kita serahkan ke sana, jangan tanyakan ke saya,” kata Jokowi.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung juga sudah memberikan tanggapan perihal kabar pelantikan Jokowi-Ma’ruf dimajukan satu hari menjadi 19 Oktober 2019. Menurut dia, usulan itu bukan berasal dari Istana Kepresidenan.

BACA: Putrinya Ditangkap Narkoba, Sri Bintang Pamungkas Seret Nama Jokowi

“Tetap pelantikan sesuai jadwal yang sudah diputuskan oleh KPU (Komisi Pemilihan Umum) dan karena periodesasi itu sudah fix lima tahunan,” ujar Pramono kepada wartawan di kantornya, Rabu (2/10/2019).

“Nggak boleh maju sehari, nggak boleh mundur sehari. Jadi tetap akan berlangsung 20 Oktober sesuai jadwal KPU,” lanjut politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan tersebut.

Waktu pelantikan Jokowi-Ma’ruf mendadak jadi perbicangan publik. Ini tak lepas dari pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi di Jakarta, Sabtu (28/9/2019).

“Pak Jokowi sudah mengusulkan agar bisa maju sehari (dari waktu resmi pelantikan pada 20 Oktober 2019),” ujarnya saat dikonfirmasi, Sabtu (28/9/2019), seperti dilaporkan CNN Indonesia.

Menurut dia, usul itu disampaikan saat bersilaturahmi dengan sejumlah pegiat Projo di Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat lalu. Namun demikian, Budi memastikan tak ada alasan khusus yang disertakan Jokowi dalam keinginannya tersebut.

“Gak ada, cuma ingin cari hari yang lebih baik saja. Hari Sabtu,” kata Budi menegaskan.

spot_img
- Advertisment -

Headline