30 C
Makassar
Selasa, Februari 7, 2023
BerandaParlemanSoal Perubahan Dapil Sangkarrang, Begini Kata Legislator DPRD Makassar

Soal Perubahan Dapil Sangkarrang, Begini Kata Legislator DPRD Makassar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar merancang penataan daerah pemilihan (Dapil) untuk anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar.

Rancangan itu diusulkan berdasarkan kajian akademik dan prinsip penataan dapil. Ada dua rancangan dapil diusulkan KPU. Pada rancangan KPU, Kecamatan Kepulauan Sangkarrang dari dapil II ke dapil I. Namun rancangan tersebut ditolak sejumlah anggota DPRD Makassar.

Sekretaris Komisi A DPRD Makassar Abdul Wahab Tahir menegaskan rancangan tersebut hanya akan menimbulkan kegaduhan di masyarakat.

Menurutnya, pergeseran dapil tentu mempengaruhi basis suara beberapa petahana yang sudah punya hubungan kuat dengan warga Sangkarrang. Wahab Tahir menyarankan agar tidak ada perubahan komposisi dapil.

BACA JUGA :  Wahab Tahir Tegas Tak Ada Permainan di PPDB Makassar

“Contoh, Kecamatan Sangkarrang wajib pilihnya tidak terlalu besar akan berbeda dengan Kecamatan Tallo yang wajib pilihnya besar,” kata Wahab dikutip dari laman Tribun-timur.com, Jumat (16/12/2022).

Selanjutnya, Komisi A DPRD Makassar akan menemani KPU ke Jakarta untuk bertemu KPU RI dan DPR RI. Rencananya, mereka akan meminta diskresi untuk menambah personel untuk kecamatan yang besar sebaran penduduknya.

“Kita berharap ada diskresi dikeluarkan KPU memberikan kewenangan untuk menambah tenaga di setiap kecamatan besar,” Wahab Tahir menambahkan.

Terkait ancaman atau dampak perubahan dapil, Wahab menampik jika pemindahan Sangkarrang ke dapil I merugikan petahana.

BACA JUGA :  Rahman Pina Sosialisasikan Konstribusi Perguruan Tinggi di Stie Amkop

Menurutnya, justru yang dirugikan Kecamatan Sangkarrang karena tidak memiliki anggota DPRD.

“Misalkan Sangkarrang dipindahkan ke dapil lain, berarti sampai terpilihnya DPRD baru, baru memiliki anggota DPRD. Jadi tanggungjawab moral dan materil itu berkurang,” ujarnya.

Selain Wahab Tahir, sejumlah legislator dari Dapil II Makassar juga tidak setuju jika Sangkarrang dipindahkan ke dapil I.

Sementara Ketua Komisi A DPRD Makassar Rachmat Taqwa Quraisy mengatakan kecamatan yang akan digeser dapilnya menimbulkan gejolak politik. Karana itu, ia akan berkomunikasi dengan KPU untuk mencari formulasi tepat.

“Bahkan kami siap dampingi ke DPR RI. KPU punya waktu 25-27 Desember,” katanya.

Kendati basis suaranya di Sangkarrang hanya 19 suara, Sekretaris PPP Makassar ini menyatakan bukan masalah, yang penting adalah kepentingan rakyat harus diakomodir.

spot_img

Headline

Populer