31 C
Makassar
Minggu, September 25, 2022
BerandaEkbisTraveLearn Ajak Milineal Keliling Dunia Hanya Bermodal Dua Jutaan Saja

TraveLearn Ajak Milineal Keliling Dunia Hanya Bermodal Dua Jutaan Saja

PenulisAndika
- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – TraveLearn, sebuah perusahaan pendidikan dan pengembangan SDM bidang pariwisata (EduWisata) bekerja sama dengan perusahaan tour & travel Cheria Holiday meluncurkan program “Merdeka Keliling Dunia”, hanya dengan modal 2 jutaan saja bisa keliling dunia.

Dalam peluncuran program “Merdeka Keliling Dunia,” di Jakarta, Sabtu (27/8), pendiri sekaligus Komisaris TraveLearn, Ari Chandra Kurniawan mengatakan, banyak profesi yang memungkinkan seseorang untuk bisa berkeliling dunia, namun yang paling mudah dan terukur adalah dengan menjadi seorang Tour Leader profesional.

Untuk itu, lanjut dia, dengan mengikuti pembinaan dan Pelatihan Sertifikasi BNSP untuk Tour Leader bersama TraveLearn, nantinya peserta pelatihan akan disalurkan ke travel-travel yang membutuhkan sehingga mereka berkesempatan ke luar negeri dengan modal 2 jutaan saja. “Mulai sekarang, keliling dunia bukan sekadar impian saja,” tambah motivator yang kerap dipanggil Archan ini.

BACA JUGA :  Gelapkan Duit Umrah, Wiraswasta Travel di Makassar Dibekuk Polisi

Peluncuran program Merdeka Keliling Dunia ini terilhami oleh momentum Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus lalu. Prosesi peluncuran berlangsung khidmat dengan pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Keliling Dunia oleh Ari Chandra Kurniawan dengan mengenakan peci hitam dan kemeja putih layaknya Bung Karno. Archan didampingi oleh Sigit Sulistianto (CEO TraveLearn), Cheriatna (CEO Cheria Group), Farida Ningsih (Komisaris Cheria Group), dan Hari Putra (Founder TraveLearn).

Pekik merdeka membahana usai pembacaan teks proklamasi tersebut disambut antusias para peserta. “Ini adalah langkah awal mencetak para profesional di bidang pariwisata khususnya perjalanan wisata. Selanjutnya TraveLearn akan turut serta dalam mengembangkan ekosistem pariwisata agar semakin banyak pelaku industri ini yang trampil dan memiliki kualitas moral, intelektual, profesional yang baik dan berkarakter sesuai jati diri bangsa Indonesia,” ucap Hari Putra.

BACA JUGA :  Ini Daftar Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah Miliki Izin Resmi

Sementara itu, CEO TraveLearn, Sigit Sulistianto menjelaskan bahwa setelah seminar ini, peserta wajib mengikuti kelas pembekalan di hari lain yang meliputi materi komunikasi dan public speaking, membaca karakter orang, service excellence, pemasaran dan penjualan serta pembekalan materi uji kompetensi bagi calon professional tour leader.

TraveLearn adalah perusahaan yang bergerak di bidang EduWisata dalam mengembangkan SDM melalui berbagai program pelatihan dan mentoring. Perusahaan ini didirikan oleh para trainer, motivator, dan coach yang mumpuni di bidangnya. Mereka melihat ruang kosong yang bisa diisi TraveLearn dalam meningkatkan kapasitas SDM industri perjalanan wisata dengan menghadirkan ilmu-ilmu terapan terbaru yang aplikatif di lapangan.

Para peserta dilatih dan menerima proses mentoring selama setahun hingga matang dan mumpuni. TraveLearn menjadi inkubator bagi para calon pelaku industri perjalanan wisata. Program ini sangat dibutuhkan untuk melengkapi kurikulum-kurikulum pendidikan bidang usaha perjalanan wisata baik pada tingkat SMK, akademi, hingga universitas.

CEO Cheria Group, Cheriatna mengatakan bahwa pihaknya membutuhkan perusahaan seperti TraveLearn ini sebagai mitra sehingga SDM yang mereka butuhkan pun jauh lebih siap dan mumpuni seiring pertumbuhan dan perkembangan bisnis wisata halalnya.

“Insya Allah, Cheria Halal Holiday memiliki komitmen untuk memberangkatkan profesional tour leader yang lulus sertifikasi dan memenuhi syarat dengan standar Cheria Travel untuk langsung praktek membawa rombongan (group),” pungkas Cheriatna.

spot_img

Headline