
MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Terduga pelaku bandar besar narkoba jenis sabu, Syamsul Rizal (32) alias si kijang ternyata menggunakan tangan palsu.
Hal ini terlihat saat konferensi pers, yang digelar Ditresnarkoba Polda Sulsel, di Lobi Mapolda Sulsel, pada Kamis (24/5/2018), sekira pukul 11.20 Wita.
Tampak kulit tangan kanan milik Kijang lebih putih dan mengilat, dibanding dengan warna kulit di tangan kirinya.
Hal ini pula yang membuat Kijang menjadi tidak garang terhadap petugas, saat dilakukan penangkapan, di Pulau Sungai Kecil, Desa Bambanga, Nunukan, Kalimantan Utara, pada Minggu (20/5/2018).
Baca juga:
“Untuk (melakukan) perlawanan tidak ya, artinya sudah berhadapan, tentu risiko bagi dia untuk melakukan perlawanan,” tutur Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Sulsel, AKBP Ucup Supriadi dihadapan awak media.
“Kita ketahui kondisi fisik yang bersangkutan, salah satu tangannya kan tidak ada,” sambungnya.
Beberapa saat, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani menyambung, menjelaskan tangan bagian kanan Kijang memang palsu.
“Tangan kanan dia ini, tangan palsu,” ujar Dicky.
Saat ditanya mengapa tangannya puntung, Kijang mengaku, akibat kecelakaan yang ia alami, beberapa tahun lalu.
Baca:
Kisah Penangkapan “Si Kijang”, Sang Bandar Besar Narkoba Tersudut di Sungai Nyamuk
Sementara itu, mulai hari ini, Kijang akan mendekam di Rumah Tahanan Mapolda Sulsel sebagai tahanan, dengan ancaman hukuman mati, dipenjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun, yang sesuai dengan sangkaan pasal 144 ayat 2 dan pasal 112 ayat 2.
“Kami masih terus mendalami kasus ini,” ringkas Ucup.
Penulis: Agus Mawan





