31 C
Makassar
Selasa, Juli 5, 2022
BerandaNasionalAhok Kenang Momen Saat Nyawanya Terancam

Ahok Kenang Momen Saat Nyawanya Terancam

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengenang momen saat dirinya mendapat ancaman serangan beberapa tahun lalu.

Saat masih menjabat sebagai Gubernur DKI, Ahok mengaku beberapa kali mendapat isu kalau kediamannya bakal diserang. Bukan hanya dirinya, tapi juga seluruh keluarganya juga terancam.

Dia mengatakan, saat aksi besar 4 November atau 411 beberapa tahun lalu, aparat sudah meminta kesediannya agar diungsikan untuk menghindari kemungkinan serangan. Namun dirinya disebut menolak keluar dari rumah untuk sembunyi.

Baca: Alasan Refly Harun Sebut Ahok Mustahil Gantikan Erick Thohir Jabat Mentri BUMN

“Memang ada aparat minta saya diungsikan waktu itu, lalu kami putuskan kalau diungsikan ke pulau justru jika ada orang rencana bunuh saya lebih gampang. Saya bilang sama mereka saya nda mau pergi,” kenang Ahok seperti dilihat dalam video podcast di channel Youtube pribadinya, (8/8/2020).

Menurutnya, mati di rumah bersama keluarganya masih lebih baik dibanding harus diungsikan lalu mati tanpa berita.

“Saya lebih baik mati di rumah satu keluarga, itu beritanya masih ada orang tahu terbunuh di rumah. Rumah saya dibakar dikeroyok masih ada orang tahu,” ujarnya.

Baca: Ini Komentar Ahok Soal Jakarta Dibawah Kepemimpinan Anies

Ahok menyebut saat terjadi aksi demonstrasi besar, dirinya justru bisa tidur nyenyak di rumah. “Kalau saya bilang tidak takut, kamu bilang saya sombong. Tapi saya mau bilang saya bisa tidur dengan nyenyak,” tambahnya.

Ancaman yang dia terima saat terjadi aksi demonstrasi disebut bukan yang pertama kalinya. “Sempat dulu saat mau rapikan Waduk Pluit juga ada isu mau diserbu,” pungkasnya.

(*)

BACA JUGA :  Denny Siregar: Ahok Bangun Simpang Susun, Anies Mau Masker Patung
spot_img
spot_img

Headline