Akses Jalan Kewisata Alam Ollon Terputus

Anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah Tana Toraja memantau salah satu titik longsor di Desa Ollon, Kecamatan Rano, Kabupaten Tana Toraja.

TANA TORAJA, SULSELEKSPRES.COM – Hujan deras yang terus menerus mengguyur wilayah Tana Toraja mengakibatkan longsor di beberapa titik baik jalan poros Trans Sulawesi maupun jalan penghubung anta Desa.

Baru-baru ini dilaporkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (Bpbd) Tana Toraja, Jalan Poros menujuh Objek Wisata Alam di Ollon terputus. Tepatnya di Desa Ollon,  Kecamatan Bonggakaradeng.

Bahkan parahnya lagi ada sekitar 10 titik longsor dan 5 diantaranya yang parah. Saat ini hanya motor trail yang bisa melintasi jalan tersebut, mengingat tumpukan material longsor ditengah jalan yang berlumpur.

Untuk mobil dan motor jenis bebek belum bisa melintas hingga saat ini.

Kejadian longsor sekitar pukul 20.00 WITA kemarin malam, dan informasi masuk yang diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah sore tadi sekitar pukul 17.00 wita, Kamis (15/11/2017).

” Kami baru terima laporan dari Kepala Desa Ollon, Kecamatan Rano tadi sore dan tim kami sudah turun memantau longsor tersebut, ada sepuluh titik 10 dan yang parah ada 5 titik”. Ujar Alfian Andilolo Kepala BPBD Tana Toraja

Saat ini Alfian Andilolo, mengakuh telah berkoordinasi dengan pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyak (PUPR) Kabupaten Tana Toraja.

“Kami juga sudah berupaya membuka akses jalan dengan koordinasi pihak penggunaan alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. Selain itu kita juga sudah meminta alat berat swasta untuk membuka akses jalan,”terang Alfian Andilolo.

BACA JUGA :  Akhir Tahun, Ada Festival Kembang Api Terbesar Di Toraja Utara