26 C
Makassar
Monday, May 27, 2024
HomeMetropolisBegini Penjelasan BMKG soal Hujan Perdana di Kota Makassar

Begini Penjelasan BMKG soal Hujan Perdana di Kota Makassar

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Hujan perdana mengguyur kota Makassar dan wilayah sekitarnya setelah kemarau panjang pada Senin Senin (23/1/2023) ditanggapi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar meski pun terbilang belum deras.

“Saat ini terpantau terdapat awan konvektif (Cumulonimbus) yang tumbuh di atas wilayah Makassar dan sekitarnya, di mana awan tersebut dapat mengakibatkan hujan sedang, dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang secara tiba-tiba,” ujar Prakirawan BMKG Wilayah IV Makassar Agusmin Hariansah, di Makassar, Sulawesi Selatan.

Menurutnya, awan Cumulonimbus atau awan tumpukan akan membawa hujan besar yang masuk ke wilayah Makassar dan sekitarnya itu merupakan hal normal dan tentunya sebagai masa transisi dari musim kemarau ke musim hujan.

“Ini masih hal yang lumrah atau normal untuk hujannya. Tapi ini salah satu fenomena yang sering muncul saat musim peralihan atau transisi,” ujarnya.

Dilansir dari Republika, dengan tanda-tanda tersebut hujan mulai turun dan menandakan fase El Nino telah berakhir, Agusmin mengatakan seharusnya sudah masuk musim transisi dari kemarau ke hujan.

“Tapi perlu penekanan atau garisbawahi, hujan petir yang terjadi seperti ini tidak terjadi berturut-turut di hari berikutnya, tapi kejadian atau fenomena ini memang salah satu tanda yang biasa terjadi di musim pelestarian,” ujarnya.

Sedangkan hujan yang turun tidak beraturan dengan potensinya ringan terjadi di beberapa wilayah sekitar Makassar dan sebagian Kabupaten Gowa dan Maros bagian tengah dan timur. Meski demikian, ia mengimbau masyarakat agar mengikuti perkembangan cuaca di website resmi BMKG serta media sosial guna mengetahui informasi kondisi cuaca terbaru.

Berdasarkan pantauan, hujan rintik disertai gemuruh guntur dengan awan cukup tebal membuat sebagian wilayah kota Makassar. Meski demikian, hujan tersebut tidak merata, namun awan mendung sudah terlihat.

spot_img

Headline

Populer

spot_img