22 C
Makassar
Friday, June 21, 2024
HomeEdukasiBentrok Mahasiswa Unifa Berakhir Damai

Bentrok Mahasiswa Unifa Berakhir Damai

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Dua kelompok Mahasiswa Fakultas Teknik dan Program Studi Akuntansi S1 Universitas Fajar (Unifa), terlibat saling bentrok, pada Rabu (25/4/2018) sekira pukul 20.00 Wita.

Kericuhan diduga di picu ketersinggungan dari pihak salah seorang mahasiswa Teknik Sipil yang diusir pihak panitia Accounting Carnival #5 yang diselanggarakan oleh mahasiswa Akuntansi, Minggu (22/4/2018).

Saat itu menurut Ketua Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himata) Unifa Syurham, beberapa menit sebelum dimulainya acara, pihaknya hendak mensterilkan area kampus. Langkah tersebut diambil lantaran yang diperkenankan berada dalam kampus hanya yang memiliki tiket.

Kendati demikian, saat itu salah seorang Mahasiswa Teknik Sipil, Tebo, dihadapan panitia, mengaku ingin masuk mengambil tasnya di lab.

“Kan waktu itu tidak bisa masuk kalau tanpa tiket kak,” ungkapnya saat diwawancarai di ruang SPKT Polsek Panakukang, Rabu (25/4/2018) pukul 23.00 Wita.

“Awalnya itukan dia mau ambil barang di lab, jadi saya tanya berapa orang, dua orang katanya, tapi pas ke belakang kenapa ada lima orang, padahal pertamanya dua orang dia bilang,” sambungnya.

Saat Syurham menemui Tebo, karena acara telah mulai, ia lalu mengarahkan Tebo untuk keluar. Kendati Syurham bermaksud untuk mengarahkannya agar segera keluar, Tebo mengaku merasa tersinggung dengan cara Syurham.

“Dia tarikka terus, napaksa ka keluar dari kampus karena dia bilang acaranya sudah mulai,”akunya.

Sebelum pecahnya kericuhan, Tebo mengaku, terkait permasalahan waktu itu sudah dilakukan perdamaian antar kedua belah pihak. Namun pascadamai, ia tak mengerti kenapa kubu dari mahasiswa teknik melakukan penyerangan.

“Sebenarnya tadi sudah aman, tapi teman-teman tidak terima kalau saya dipukul, waktu itu saya tanya ke teman-teman bilang damaimi saja,” akunya saat diwawancarai disamping Syurham.

“Saya juga sudah atur damaimi, jadi waktu itu tidak kutau bilang bentrok, karena saya di belakang waktu itu,” ringkasnya.

Sementara Sekretaris Senat Mahasiswa Fakultas Teknik (SMFT) Unifa, Ciputra Ruslan menjelaskan, sebelum itu melalui pihak teknik sipil dan pihak akuntansi sudah menggelar mediasi untuk rekonsiliasi.

“Awalnya sudah aman, tapi kayaknya ada yang panas jadi bentrokmi, kordinator pengkaderan secara pribadi, bicara untuk damai sebelumnya,” ucap Ciputra.

Saat pecahnya kericuhan, menurut Ka Jaga SPKT Polsek Panakukang, Aiptu Zulhaji, pihaknya menerima laporan dari security Unifa. “Laporan diterima dari pihak security, yang mengatakan adanya cekcok antar mahasiswa,” tuturnya.

Sekira Pukul 21.00 Wita, lanjut Zulhaji, unit Reserse Mobile (Resmob) Polsek Panakukang, tiba di lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan Syurham bersama Marsel dari amukan kelompok Mahasiswa Teknik.

“Pukul 22.00 Wita, mereka kami amankan di SPKT, mereka bukan dari pihak provokator, kami hanya amankan,” ungkapnya.

Ditempat sama, Deputi Rektor I Unifa, Muliadi Hamid turut hadir saat kedua belah pihak ditemukan pihak Polsek Panakukang. Muliadi menjelaskan, dengan kejadian ini ia berharap hal ini tidak terulang kembali,  “Tentu harapan kita, tidak terjadi lagi soal begitu, Karena kegiatan mahasiswa kita harapkan untuk mempererat persatuan antar mahasiswa,” jelasnya kepada Sulselekspres.com.

Kedepannya, lanjut Muliadi, kegiatan mahasiswa yang diadakan tidak bersifat inklusif lagi, melainkan turut melibatkan partisipasi seluruh mahasiswa. “Itu untuk tidak terjadinya lagi kejadian serupa,” tutupnya.

Kejadian ini berakhir dengan perjanjian perdamaian antar kedua pihak, yang diwakili delegasi dari Senat Mahasiswa Feis dan SMFT Unifa, yang disaksikan oleh kedua belah pihak, petugas piket jaga Polsek Panakukang dan Mulyadi.

Penulis : Agus Mawan

spot_img
spot_img
spot_img

Headline

Populer

spot_img