27 C
Makassar
Selasa, Februari 27, 2024
BerandaDaerahBone Diguyur Bantuan Benih Padi dan Jagung Rp39 Miliar dari Kementan

Bone Diguyur Bantuan Benih Padi dan Jagung Rp39 Miliar dari Kementan

PenulisYusnadi
- Advertisement -
- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, tiba di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Kedatangan tersebut menjadi titik awal bagi pemberian bantuan berupa benih padi dan jagung yang signifikan.

Menteri Pertanian yang merupakan putra kelahiran Kabupaten Bone ini menyalurkan bantuan melalui Ditjen Tanaman Pangan, dengan total anggaran mencapai Rp39 miliar. Bantuan tersebut terdiri dari benih padi sebanyak 30.000 hektar senilai Rp10,2 miliar, dan benih jagung sebanyak 32.000 hektar senilai Rp28,8 miliar.

Pada acara serah terima secara simbolis, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, menyerahkan bantuan kepada Pj. Bupati Bone, Andi Islamuddin. Penyerahan ini menjadi momen penting dalam upaya meningkatkan sektor pertanian di Kabupaten Bone.

Selain bantuan benih, Menteri Pertanian juga menyerahkan secara simbolis 5 unit Combine Harvester Besar kepada Kadis Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan Kabupaten Bone, Andi Asman Sulaiman. Bantuan alat ini diharapkan dapat membantu petani dalam proses panen dengan lebih efisien.

Dalam sambutannya, Andi Amran Sulaiman berharap agar bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh petani di Kabupaten Bone.

“Peningkatan produksi pertanian menjadi tujuan utama dari pemberian bantuan ini, sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Ia juga memberikan tantangan menantang kepada Pemerintah Kabupaten Bone untuk meningkatkan produksi pertanian hingga 30%. Tantangan tersebut disampaikan langsung saat Mentan RI menyaksikan proses tanam perdana di Desa Mappesangka, Kecamatan Ponre, Senin, (15/01/2024).

Dalam momen bersejarah tersebut, putra terbaik Bone ini menyerukan tantangan langsung kepada Pj Bupati Andi Islamuddin dan Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone, Andi Asman Sulaiman, yang tak lain adalah adik kandung Menteri Pertanian RI.

“Saya minta produksi pertanian meningkat 30%. Kalau berhasil, saya tambah bantuannya masuk ke Bone,” tegas Menteri Pertanian RI.

Menanggapi tantangan tersebut, PJ. Bupati Bone, Andi Islamuddin menyatakan komitmen bersama dengan Kadis TPHP Bone untuk meningkatkan produksi pertanian sebesar 30%.

“Kita ditantang untuk meningkatkan produksi pertanian. Saya bersama dengan Kadis TPHP Bone berkomitmen meningkatkan 30% produksi pertanian di Kabupaten Bone. Kalau ini dapat kita tunaikan, akan mengalir lagi bantuan di sini,” ucapnya.

Lebih lanjut, mantan Kepala BKPSDM Bone ini menambahkan bahwa tantangan ini dianggap sebagai momentum penting untuk mendorong Kabupaten Bone dalam mengoptimalkan sektor pertanian.

“Dengan adanya dukungan dan komitmen dari pemerintah pusat, diharapkan Kabupaten Bone dapat mencapai target peningkatan produksi pertanian yang diinginkan. Perlu diingat bahwa Kabupaten Bone memiliki potensi besar dalam sektor pertanian, dan dengan adanya dorongan ini, diharapkan masyarakat petani akan semakin termotivasi untuk meningkatkan hasil pertanian merek,” lanjutnya.

Andi Islamuddin juga menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat, khususnya Menteri Pertanian RI, terhadap pembangunan sektor pertanian di daerahnya. Dia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone untuk menjalankan program-program pembangunan pertanian dengan baik guna meningkatkan kesejahteraan petani setempat.

“Dengan adanya bantuan ini, diharapkan Kabupaten Bone dapat mencapai peningkatan produksi pertanian yang berkelanjutan serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikulturan, dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Bone, Andi Asman Sulaiman, mengaku telah merancang rencana besar yang akan diimplementasikan pada tahun 2024. Salah satu fokus utamanya adalah mendukung Program Nasional Swasembada Pangan yang dicanangkan oleh Kementerian Pertanian.

Sebagai salah satu daerah penghasil beras terbesar di Indonesia mengungkapkan beberapa rencana besar yang akan dilaksanakan.

Salah satu aspek utama adalah peningkatan kemampuan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor pertanian, terutama penyuluh. Maksudnya adalah memaksimalkan dukungan sarana dan prasarana pertanian sebagai pemicu peningkatan produksi hasil pertanian. Menurutnya, kemampuan SDM, terutama penyuluh, harus terus ditingkatkan melalui pelatihan dan peningkatan pengetahuan secara berkala.

Pentingnya dukungan anggaran untuk sektor pertanian juga diungkapkan Andi Asman Sulaiman menyatakan bahwa pengalokasian anggaran ke sektor pertanian harus lebih besar agar program-program tersebut dapat direalisasikan dengan maksimal. Analoginya, seperti memberi makan ternak yang banyak untuk menghasilkan hasil yang besar. Keberpihakan pengalokasian anggaran ke sektor pertanian diharapkan menjadi langkah serius untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan keberlanjutan sektor pertanian di Kabupaten Bone.

spot_img

Headline

Populer