24 C
Makassar
Kamis, Oktober 29, 2020
Beranda Nasional Debat dengan Elite PKS, Mahfud MD: Gagal Paham Ustaz

Debat dengan Elite PKS, Mahfud MD: Gagal Paham Ustaz

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD terlibat adu argumentasi dengan Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nur Wahid, di media sosial.

Keduanya membahas soal isu komunisme dan kapitalisme. Mahfud dalam salah satu cuitannya menyebut Hidayat Nur Wahid gagal paham.

Adu argumentasi ini bermula saat Mahfud menuliskan soal pemerintah yang dituduh komunisme, namun sekaligus dianggap pro kapitalis.

“Bln September dlm ribut2 Film G.30.S/PKI Pemerintah dituding pro komunisme, bln Oktober krn ribut2 UU Ciptaker dituduh pro kapitalisme. Teori apa yg bs menjelaskan ideologi Pancasila kita? Mungkin kita perlu mempertimbangkan teorinya Fred Riggs ttg “Prismatic Society,” kata Mahfud MD, (11/10/2020).

Cuitan Mahfud ini kemudian direspon Hidayat. Dia menyebut kalau rakyat dan pemerintah memang harus meributkan isu komunisme dan kapitalisme di bulan apapun.

“Karena kita sepakat NKRI adalah negara Pancasila, justru aneh kalau Pemerintah dan/atau Rakyat tidak meributkan/menolak Komunisme dan Kapitalisme di bulan apapun. Karena memang Komunisme dan Kapitalisme tidak sesuai dengan Pancasila.” katanya.

BACA: Buruh Kena PHK Karena Demo, Denny Siregar: Minta Kerja ke AHY

Respon Hidayat yang juga Wakil Ketua MPR RI ini memantik reaksi balik Mahfud MD. Dia berbicara panjang seolah mengkuliahi Hidayat soal komunisme dan kapitalisme. Dia menyebut Hidayat telah salah paham.

“Gagal paham, Ustadz. Benar, kapitalisme dan komunisme hrs kita ributin. Tp kalau satu pihak dituding kapitalis sekaligus komunis itu salah. Sama dgn antum, misalnya, menuduh Aidit itu komunis sekaligus kapitalis. Mnrt Anda, rezim kita ini memang komunis dan kaputalis sekaligus?” kata Mahfud lagi.

Mahfud menambahkan, seseorang tidak bisa dituduh komunis sekaligus kapitalis disaat bersamaan. Dia mengaja Hidayat mendalami teori prismatic society.

“Intinya begini: yg tuduh pemerintah pro komunis itu salah krn oleh yg lain justeru dituduh kapitalis; pun yg tuduh perintah kapitalis jg salah krn oleh yg lain dituduh komunis. Jd ini bkn soal ideologi tp soal pilihan kebijakan. Kebijakan boleh sj dikritik, ditolak, atau didemo,” pungkasnya.

(*)

Headline

Anak Didiknya Dipanggil Timnas, Ini Komentar Pelatih Akademi PSM

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pelatih akademi PSM Makassar, Muhammad Irfan Rahman, mengaku sangat bahagia ada anak didiknya yang kembali dipanggil oleh tim nasional Indonesia. Ia mengaku,...

3 Pemain U-16 PSM Juga Dipanggil Seleksi Garuda Select III

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pihak Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) baru saja menyampaikan surat permintaan pemain akademi PSM Makassar untuk mengikuti seleksi Garuda Select III. Dua pemain akademi...

Dua Pemain Akademi PSM Dipanggil Seleksi Garuda Select III

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pihak asosiasi Sepakbola tertinggi Indonesia, Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) kembali memanggil dua pemain muda PSM Makassar untuk mengikuti tahap seleksi di tim...

PW-KKT Jeneponto Kaltim Segera Dilantik

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Pengurus Pusat Kerukunan Keluarga Turatea (PP-KKT) Jeneponto bersama Perwakilan Pengurus Wilayah dan Panitia KKTJ Kaltim, menggelar rapat persiapan pelantikan. Rencananya, pelantikan pengurus...