28 C
Makassar
Saturday, April 4, 2026
HomeEdukasiDilema Mahasiswa UMI: Mengenang Peristiwa Amarah Atau Libur

Dilema Mahasiswa UMI: Mengenang Peristiwa Amarah Atau Libur

- Advertisement -

Kendati baru tiga tahun menjadi mahasiswa UMI, Parley merasa dilema dengan kebijakan pada tahun ini, yang memaksa mahasiswa untuk tidak beraktivitas secara akademik maupun non-akademik.

“Saat ini jauh berbeda dengan sikapnya dengan amarah tahun-tahun kemarin,”akunya.

“Misalnya pelarangan amarah tahun kemarin ada juga SK yang dikeluarkan, tapi tidak sampai pada pelarangan beraktivitas hingga kampus diliburkan selama 2 hari dengan penjagaan ketat.”sambungnya.

Parley, bersama mahasiswa lain yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Umi sangat menyayangkan kebijakan pihak UMI.

Amarah, lanjut Parley, tidak hanya sebatas peristiwa sejarah yang tiap tahun mesti diperingati, melainkan dilihat sebagai bentuk impunitas yang terjadi di dunia pendidikan.

“Melihat amarah tidak hanya sebatas kejadian yang harus diperingati sebagai peristiwa bersejarah Universitas Muslim Indonesia, akan tetapi melihat amarah sebagai bentuk pembungkaman demokrasi yang kejam dalam dunia pendidikan,” ucapnya.

spot_img

Headline

spot_img
spot_img