Dubes Australia Kunjungi Pangkep, Ini Yang Dibahas

Kunjungan Ambassasdor Untuk Perempuan dan Anak Australia Sharman Stone di Pangkep/ IST

PANGKEP, SULSELEKSPRES.COM – Bupati pangkep Syamsuddin Hamid bersama pejabat setempat menerima rombongan Ambassasdor Untuk Perempuan dan Anak Australia Sharman Stone Jumat (3/11).

Dalam kunjungannya Sharman didampingi Konjen Australia di makasar Richard Matthew, perwakilan DFAT Fleur Davies dan Rebecca serta Budhis Utami dari institute kapal perempuan dan Kate Shananan dari tim leader Mampu.

Dalam pertemuan tersebut Institute Lingkaran Pendidikan Alternatif (KAPAL) Perempuan mendesak pada pemerintah untuk menempatkan 30% kuota perempuan ditempatkan sebagai pejabat pemerintahan.

Program yang disupport oleh CSO Yayasan Kajian Pemberdayaan Masyarakat (YKPM) dan KAPAL Perempuan senantiasa mengadvokasi kesejahteraan gender dalam hal pengambilan kebijakan di Pangkep.

“Meningkatnya partisipasi perempuan di Kabupaten Pangkep salah satu indikatornya adalah posisi penting di pemerintahan di atas 30% di jabat oleh perempuan, perubahan ini sebagai respon terhadap desakan Institut KAPAL Perempuan (Lingkaran Pendidikan Alternatif) dan YKPM Sulsel,” ungkap Bupati Syamsuddin Hamid.

Bupati Pangkep juga memberikan apresiasi dan terima kasih kepada pemerintah Australia telah bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Pangkep dan mendukung kerja masyarakat sipil di kabupaten pangkep. “Kehadiran lembaga Australia sangat membantu
Pangkep mendapat penghargaan dari Tempo melakukan pelayanan publik yang baik.” Jelasnya.

Sementara itu dari Dr. Sharman Stone memberikan apresiasi ke bupati pangkep.

“Jadi saya melihat hubungan Indonesia dan Australia Ingin melihat hal baik untuk perempuan dan anak”. Ungkap Dubes Australia tersebut.

Sebagai wujud komitmen pemerintah pangkep untuk mendukung keberlanjutan program mampu gender watch KAPAL Perempuan YKPM didukung oleh dfat pemerintah Australia, Pemerintah Kabupaten Pangkep 2 Tahun terakhir ini sudah mengalokasikan anggaran APBD sebesar Rp 200 juta setiap tahunnya untuk mendukung reflikasi sekolah perempuan pulau ke desa lainnya di pangkep.

BACA JUGA :  Kerjasama Australia, Pemprov Undang 12 Pemkab dan Pemkot