Fakta-fakta di atas menunjukkan bahwa jika dilakukan dengan tepat, berpuasa seharusnya bisa membuatmu lebih mudah tertidur dan meningkatkan kualitas tidurmu.
Tips Mengatasi Susah Tidur Saat Puasa
Susah tidur saat puasa tentu bisa menganggu aktivitas sehari-hari. Selain tidak berenergi, susah tidur yang menyebabkan kurang tidur dapat membuatmu sulit berkonsentrasi, mengingat, berpikir, bahkan berkreativitas.
Selain itu, orang yang tidak mencukupi waktu tidurnya cenderung sulit mengelola emosi, sulit mengontrol nafsu makan, hingga rentan mengalami migrain dan sakit kepala.
Nah, supaya hal ini tidak terjadi padamu dan kamu bisa tidur nyenyak di malam hari saat puasa, kamu bisa menerapkan beberapa cara mengatasi susah tidur berikut ini:
• Bangun dan tidur di waktu yang sama.
• Usahakan tidak tidur kurang dari 4 jam di malam hari setelah berbuka puasa. Jika masih merasa ngantuk, tidurlah lagi setelah santap sahur. Namun, jangan langsung tidur setelah makan, ya. Beri jeda waktu sejenak sampai perut terasa tidak begah.
• Ciptakan lingkungan tidur yang nyaman, seperti mematikan atau meredupkan lampu, mengatur suhu kamar agar sejuk, dan jauhkan perangkat elektronik.
• Jika kamu memiliki waktu untuk tidur siang, cukup tidur siang selama maksimal 20 menit.
• Perbanyak konsumsi makanan bernutrisi seimbang, seperti buah, sayuran, daging tanpa lemak, dan kacang-kacangan.
• Hindari berbuka puasa dengan makanan tinggi gula, berlemak, dan berkalori kosong, seperti junk food.
• Batasi konsumsi minuman berkafein.
• Hindari rokok dan minuman beralkohol.
Selain mencukupi waktu tidur, kamu juga dianjurkan untuk tetap rutin berolahraga saat puasa supaya tubuh tetap fit. Pilihlah olahraga dengan intensitas rendah, seperti jalan kaki, yoga, atau olahraga yang melibatkan peregangan tubuh.
Jika setelah menerapkan tips di atas kamu masih tetap sulit tidur saat puasa, terlebih bila susah tidur ini sudah menurunkan produktivitasmu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter guna mendapatkan penanganan yang tepat.
Sumber: Alodokter



