27 C
Makassar
Sunday, April 21, 2024
HomePolitikGarda BMI Sulsel Kembali Pulangkan Korban Perdagangan Manusia

Garda BMI Sulsel Kembali Pulangkan Korban Perdagangan Manusia

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pengurus wilayah Administrasi Gerakan Aliansi Rakyat Daerah Buruh Migran Indonesia (Garda BMI) Sulawesi selatan memulangkan Wahyuni pekerja migran asal Indonesia yang bekerja di Arab Saudi, Jumat 24 Juni 2022.

Ketua DPW PKB Sulsel Azhar Arsyad mengapresiasi langkah Garda BMI PKB Sulawesi Selatan yang berupaya memulangkan Wahyuni PMI asal Sulawesi Barat.

”Dengan alasan kemanusian sahabat-sahabat Garda BMI tetap mengurus Wahyuni meski diluar wilayah kerjanya dengan bekerjasama dengan DPP Garda BMI dan Garda BMI Banten,”ujar Azhar dalam keterangan tertulisnya.

Ia menjelaskan, perusahaan ilegal pelaku human traffacking ini, memasang agensi di seluruh dunia. Terutama Indonesia paling banyak sekali salah satunya ada di Kabupaten Polman. Sementara domisili perusahaan banhak di temui di Dubai, Riyath, dan lainnya.

“Distribusi tenaga kerja wanita dari Dubai paling mayoritas. Distribusi ke berbagai negara – negara kawasan Arab secara ilegal atau visa ziarah (wisata),”tutur legislator DPRD Sulawesi Selatan ini.

Menurutnya, pemerintah harus tegas menindak semua perusahaan dan agensi – agensi yang merekrut tenaga kerja ilegal (unprosedural). ” Tangkap dan adili para agensi yang terlibat perdagangan manusia.

Jangan berikan tempat nyaman dan lindungi untuk mereka – mereka yang terlibat dalam perdagangan, perbudakan, dan eksploitasi manusia karena perilaku seperti itu tidak memanusiakan manusia jadi harus di hentikan,”pinta Azhar.

Sementara Pengurus DPC PKB Polman, Wahidah mengucapkan terima kasih karena telah memulangkan Wahyuni. “Jnsya Allah Bu Wahyuni akan kami kawal terus sampai kampung halaman dan bertemu dengan keluarganya,”katanya.

Terkait human Traffacking di Kabupaten Polman dan Sulawesi Barat, pihaknya akan memgejar perusahaan dan sponsor-sponsor sampai ke akar-akarnya. Dengan melibatkan kader-kader, badan otonom , dan pihak kepolisian.

spot_img

Headline

Populer

spot_img