25 C
Makassar
Kamis, Oktober 28, 2021
BerandaHeadlineGerindra 'Usir' Demokrat Keluar dari Koalisi

Gerindra ‘Usir’ Demokrat Keluar dari Koalisi

- Advertisement -

SULSELEKSPRES.COM – Partai Gerindra membuka pintu bagi Partai Demokrat untuk keluar dari koalisi Adil Makmur, Prabowo-Sandi.

Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengaku tak akan memaksa Demokrat untuk bertahan dalam koalisi.

“Kalau misalnya seandainya teman-teman ingin keluar itu hak teman-teman partai Demokrat ya. Yang pasti prinsipnya Gerindra tidak akan memaksa atau meminta-minta suatu partai bertahan dalam koalisi,” kata Andre saat dihubungi, Selasa (7/5) dilansir dari Merdeka.

Baca: Demokrat: Setan Gundul adalah Para Pembisik Prabowo

Pihak Gerindra bahkan tak menyoal jika keluarnya Demokrat dengan alasan ingin bergabung dibarisan Jokowi-Ma’ruf. Demokrat disebut bisa hengkang sekarang juga tanpa menunggu hasil penghitungan resmi selesai oleh KPU.

“Kalau sudah mendapatkan tawaran seandainya dapat tawaran kenapa nunggu tanggal 22 begitu loh, ambil saja sekarang, yang penting etika politik dipakai, anda tampak muka datang, pulang tampak punggung begitu,” jelasnya.

“Kenapa harus tunggu tanggal 22 menang kalah, kalau menteri apalagi mau mengejar kekuasaan karena sudah dapat tawaran dari Pak Jokowi,” sambung Andre.

Baca: AHY Sampaikan Pesan Khusus SBY untuk Presiden Jokowi

Pernyataan Andre yang seolah ‘mengusir’ Demokrat hanya berselang sehari setelah kader Demokrat mengkritik Prabowo.

Adalah Wakil Sekertaris Jendral (Wasekjen) Partai Demokrat Andi Arief yang menyebut Prabowo pikirannya telah disesatkan oleh setan gundul.

Andi Arief mengatakan, koalisi pendukung Prabowo-Sandiaga disokong oleh Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Namun dalam perjalanannya, muncul pihak baru diluar koalisi partai yang disebutnya sebagai setan gundul.

Baca: AHY dan Zulhas Temui Jokowi, Prabowo Mulai Ditinggalkan?

Menurutnya, setan gundul ini tidak rasional, mendominasi, serta memasok kesesatan bahwa Prabowo-Sandi menang 62 persen.

BACA JUGA :  Jelang Pilpres 2019, Ma'ruf Amin dan Mahatir Muhammad Bertemu

“Dalam Koalisi Adil Makmur ada Gerindra, Demokrat, PKS, PAN, Berkarya, dan rakyat. Dalam perjalanannya, muncul elemen setan gundul yang tidak rasional, mendominasi, dan cilakanya Pak Prabowo mensubordinasikan dirinya. Setan gundul ini yang memasok kesesatan menang 62 persen,” kata Andi Arief dalam Twitter resminya, Senin (6/5/2019).

(*)

BACA JUGA
spot_img
spot_img
spot_img

Headline

IDR - Indonesian Rupiah
USD
14.230,8
EUR
16.574,3
JPY
125,3
KRW
12,1
MYR
3.428,8
SGD
10.556,7