31 C
Makassar
Rabu, November 25, 2020
Beranda Metropolis Makassar Zona Oranye, Prof Rudy Bentuk Satgas Covid-19

Makassar Zona Oranye, Prof Rudy Bentuk Satgas Covid-19

- Advertisement -

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM – Pj Walikota Makassar, Prof Rudy Djamaluddin mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) penanganan Covid-19 Kota Makassar di Baruga Anging Mamiri, Senin (26/10/2020).

Satgas ini dibentuk menyusul berakhirnya masa tugas Gugus Tugas (Gugas) Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar yang telah bekerja sejak bulan April 2020 lalu.

“Mulai hari ini kita berlakukan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Kota Makassar menyusul berakhirnya masa kerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Satgas kita bentuk berdasarkan rujukan dari Pemprov Sulsel” ujar Prof Rudy saat memimpin Rapat Koprdinasi Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Menurut Prof Rudy hal ini dilakukan menyusul keputusan Pemerintah Pusat yang telah menurunkan status Kota Makassar dari Zona Merah ke Zona Oranye yang diikuti surat edaran terkait berakhirnya masa kerja Gugus Tugas penanganan Covid-19 Kota Makassar.

BACA: Rakor Satgas Covid-19, Pj Walikota: SK Akan Segera Dirampungkan

“Gugus Tugas itu bekerja ketika dalam situasi darurat, sedangkan Satuan Tugas ini bekerja saat transisi menuju normal. Jadi, pengendalian Covid-19 tetap berjalan, bekerja bahu membahu, baik dengan TNI Polri, maupun stakholder lainnya” ujar Prof Rudy yang juga merupakan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Kota Makassar.

Sekertariat Satgas Covid-19 Kota Makassar ditempatkan di Baruga Anging Mamiri, dengan pembagian tugas berdasarkan tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing stakholder.

“Satpol PP merupakan ujung tombak penegakan perwali 51 dan 53 sesuai dengan tupoksinya, demikian pula untuk penanganan masalah kesehatan itu melekat pada Dinas Kesehatan, termasuk OPD lainnya masing-masing bertugas melakukan penanganan Covid-19 sesuai dengan Tupoksinya. Jadi kita tidak perlu lagi menerbitkan regulasi baru, karena masing-masing urusan melekat di setiap OPD” lanjutnya.

Sementara itu, Dandim 1408/BS Makassar Kol (Inf) Andriyanto mengingatkan untuk tetap meningkatkan kewaspadaan meskipun status Makassar diturunkan statusnya ke Zona Orange.

“Ini menjadi tantangan kita bersama untuk menjaga jangan sampai status kita kembali ke Zona merah. Apalagi kedepan kita menghadapi momen libur panjang dan juga tahapan Pilkada yang berpotensi melahirkan terjadinya klaster baru” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi ini, hadir seluruh Forkopimda Kota Makassar, pimpinan OPD Kota Makassar, serta camat se Kota Makassar.

PenulisSelfi

Headline

NA: Januari Sekolah Dibuka, Para Guru Akan Diswab Massal

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), Nurdin Abdullah (NA), menegaskan bahwa sekolah akan kembali di buka pada Januari 2021 mendatang. Untuk menjamin bahwa semuanya...

Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Unimerz Jalani Assesmen Lapangan Via Daring

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Prodi Sarjana dan Pendidikan Profesi Bidan Fakultas Keperawatan dan Kebidanan Universitas Megarezky (Unimerz) menjalani assesman lapangan secara daring. Adanya wabah Covid...

Iman Melawan Pandemi

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Malam itu, Rabu (11/11/2020), cuaca cukup cerah. Kerlip cahaya bintang terlihat jelas di langit Makassar, meski tidak seterang sorot lampu Anjungan...

Prof Jasruddin : Unimerz Tunjukkan Kemajuan Pesat

MAKASSAR, SULSELEKSPRES.COM - Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL DIKTI) wilayah IX, Prof. Jasruddin, menilai Universitas Megarezky (Unimerz) Makassar mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pasalnya,...