30 C
Makassar
Selasa, Februari 27, 2024
BerandaDaerahMedia Lokal Bone Gelar Dialog Interaktif Kopi Pemilu, Libatkan KPU dan Bawaslu

Media Lokal Bone Gelar Dialog Interaktif Kopi Pemilu, Libatkan KPU dan Bawaslu

- Advertisement -
- Advertisement -

BONE, SULSELEKSPRES.COM – Dalam menjaga kebhinekaan di Tahun Politik ini. Salah satu media portal Kabupaten Bone, Boneku.com menggelar kegiatan “Dialog Interaktif Kopi Pemilu” bertempat di Cafe Bunir, Jl Jend Sudirman, Kota Watampone, Kamis (4/1/2023).

Dialog tersebut mengusung tema “Jaga Kebhinekaan di Tahun Politik” yang bertujuan untuk menjaga kebhinekaan di tengah persiapan menyongsong Pemilihan Umum 2024.

Pada kesempatan tersebut hadir sebagai pembicara yakni, Ketua Bawaslu Bone Alwi, Komisioner KPU Bone Divisi Tekhnis Zainal, dan dipandu oleh Jurnalis senior di Bone Bahtiar Parenrengi. Para peserta yang hadir berasal dari berbagai latar belakang, termasuk A. Akhiruddin yang juga merupakan Caleg DPRD Kabupaten Bone Dapil V, Fahri Rusli, Caleg DPRD Bone Dapil Kota, dan Andi Muh Salam.

Selain itu, hadir caleg lainnya seperti A Ilham dari Dapil II, Rismono Sarlim dari Dapil Kota Watampone, A Agung, dan A. Wiwi Caleg DPRD Provinsi Sulsel dan sejumlah peserta dari kalangan PNS, media, dan mahasiswa.

Hadir pula peserta dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Anis/Muhaimin yakni Andi Asia Pananrangi, TKD Prabowo/Gibran yakni Fahri Rusli dan TKD Ganjar/Mahfud yakni Andi Akhiruddin, selain itu hadir juga beberapa Caleg DPRD Bone dan Provinsi seperti, Rismono Sarlim, A.Muh. Salam. A. Unru, Andi Ilham dan Andi Wiwi Pabokori serta sejumlah mahasiswa dan jurnalis/LSM.

Bahtiar Parenrengi, yang memandu acara, mengawali dialog dengan menyampaikan bahwa Pemilu 2024 segera diselenggarakan, dan seluruh tahapan telah dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bone. Ia juga mengungkapkan peran penting Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dalam menjalankan tugas pengawasan.

“Semua tahapan pemilu telah dilaksanakan oleh KPU Kabupaten Bone, begitu pula tugas pengawasan yang telah dilakukan oleh pihak Bawaslu, tentu dalam perjalanan ini banyak dinamika yang terjadi, namun itu semua diharapkan tidak menimbulkan perpecahan di antara kita,” katanya.

Bahtiar Parenrengi juga menambahkan sentuhan pribadi dalam dialognya, dengan memberikan contoh bahwa keberagaman dalam pilihan politik tidak seharusnya merusak hubungan sosial.

Ia menceritakan pengalaman pribadinya yang berbeda pilihan dengan istrinya dalam pemilihan presiden, namun tetap menjaga harmoni dalam kehidupan sehari-hari. “Itulah kebhinekaan, meski berbeda kita tetap satu,” ujarnya.

Dialog interaktif ini memberikan ruang bagi para peserta untuk berbagi pandangan, pengalaman, dan harapan terkait pemilu mendatang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah positif untuk mempererat persatuan dan kebersamaan di Kabupaten Bone menjelang Pemilu 2024.

Sementara itu, Komisioner Komisi Pemilihan Umum Divisi Teknis, Zainal mengingatkan kepada peserta pemilu agar tetap mengikuti regulasi yang ada termasuk pada pelaporan dana kampanye melalui aplikasi dan sampai saat ini masih banyak parpol yang belum melaporkan Laporan Awal Dana Kampanye (LADK).

“Sejauh ini masih banyak partai politik yang belum melaporkan (LADK) nya melalui aplikasi, untuk itu kembali kami ingatkan agar segera melaporkannya hingga batas waktu 7 Januari 2024,” ungkap Zainal.

Lebih lanjut, Zainal dengan tegas menyatakan komitmen dan upayanya dalam mendorong agar pelaksanaan pemilihan umum (pemilu) di wilayah Kabupaten Bone menjadi ajang yang berintegritas. Menurutnya, untuk mewujudkan hal tersebut, semua pihak harus mampu berintegrasi, meskipun perbedaan pilihan merupakan hal yang wajar.

Ia mengungkapkan bahwa saat ini seluruh tahapan pemilu di Kabupaten Bone telah berjalan sesuai rencana. Namun, salah satu fokus utama yang tengah diatasi adalah ketidakpatuhan partai politik sebagai peserta pemilu dalam melaporkan dana kampanye mereka.

“Alhamdulillah, berkat perhatian yang kita berikan, dari 18 partai politik yang sebelumnya terancam, kini sudah menunaikan kewajiban mereka dengan melaporkan dana kampanye secara transparan,” ungkapnya.

Beliau menekankan pentingnya pelaporan dana kampanye sebagai bentuk tanggung jawab partai politik terhadap proses demokrasi. Transparansi dalam pelaporan tersebut, lanjut kata dia, akan memastikan keadilan dan integritas selama proses pemilihan.

“Saya mengajak semua pihak untuk menjaga kebhinekaan dan menghormati perbedaan pilihan politik. Ini adalah bagian dari demokrasi yang sehat,” jelasnya.

Zainal juga menegaskan bahwa tindakan yang dilakukan tidak hanya terbatas pada pengawasan, tetapi juga dalam memberikan pemahaman kepada partai politik tentang pentingnya ketaatan terhadap regulasi pemilu.

“Kami terus berupaya memberikan pemahaman dan pendampingan kepada partai politik agar mereka dapat memahami dan mematuhi peraturan yang berlaku, terutama terkait dengan pelaporan dana kampanye. Dengan berbagai langkah yang telah diambil, KPU Kabupaten Bone optimis bahwa pemilu dapat berjalan dengan baik, adil, dan berintegritas. Hal ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap proses demokrasi dan kestabilan politik di tingkat lokal,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bone, Alwi, dalam arahannya menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap segala bentuk pelaksanaan pemilu hingga selesai, baik itu penyelenggara pemilu serta peserta pemilu.

“Sejauh ini kami masih terus melakukan pengawasan baik itu penyelenggara pemilu atau peserta pemilu, tentu kami juga mohon bantuan kepada masyarakat agar membantu kami dalam melakukan pengawasan bila saja ada yang terlepas dari pengawasan kami,” tegasnya.

Selain itu dia juga menyampaikan bahwa ketika ada penyelenggara pemilu atau peserta pemilu yang melakukan pelanggaran maka pihaknya akan memberikan tindakan tegas dan tidak tebang pilih sesuai dengan aturan yang ada.

Alwi juga mendorong edukasi masyarakat mengenai demokrasi yang baik dan mengajak semua masyarakat, termasuk calon legislatif (caleg), untuk aktif melaporkan pelanggaran pemilu. “Kami dari Bawaslu siap memberikan tindakan sesuai dengan regulasi, hanya saja, informasi yang diberikan tolong diberikan secara akurat dan dilengkapi dengan bukti,” tegas Alwi.

Lebih lanjut Alwi menambahkan perbedaan dalam demokrasi sebagai rahmat, namun pengejawantahannya terkadang tidak sesuai.

Pandangan tentang pemilu kata Alwi sebagai sarana kedaulatan rakyat untuk memilih pemimpin, serta tanggung jawab semua warga negara Indonesia untuk menggunakan hak suaranya sebagai bagian dari Hak Asasi Manusia.

Menurutnya, pemilu menjadi mekanisme yang penting karena rakyat sebagai pemegang kedaulatan untuk memilih pemimpin yang terbaik. Oleh karena itu, diperlukan representasi dalam bentuk perwakilan untuk mengelola negara. Namun, Alwi juga menekankan bahwa penting untuk mencegah kecurangan dalam pelaksanaan pemilu, termasuk praktek politik uang.

Dalam konteks ini, Alwi juga mengungkapkan pentingnya peran aktif masyarakat dan caleg sebagai pemain kunci dalam menjaga integritas pemilu. Pihak Bawaslu Kabupaten Bone siap memberikan respons cepat terhadap pelanggaran, tetapi Alwi menekankan bahwa keakuratan informasi dan bukti yang diberikan sangat penting dalam menentukan tindakan yang tepat.

Dengan berbagai tantangan yang mungkin muncul selama periode pemilu, Ketua Bawaslu Kabupaten Bone berharap agar demokrasi di Kabupaten Bone dapat berjalan jujur, adil, dan sesuai dengan prinsip-prinsip demokratis.

Dikonfirmasi terpisah, Komisaris Utama Boneku.com Muhammad Akbar Pamonroi selaku penyelenggara kegiatan mengatakan untuk semua masyarakat khususnya para pendukung Pilpres maupun Pileg agar tetap menjaga kebhinekaan menjelang pemilu 2024.

“Maksud dan tujuan kegiatan ini dibuat tak lain adalah bagaimana kita menjaga tali silaturahmi kita meskipun berbeda pilihan, kita sama sama orang bone, mari kita jadikan perbedaan itu sebagai ajang mempererat tali silaturahmi,” pungkasnya.

Yusnadi

spot_img

Headline

Populer